Kunjungan Kerja, Komisi VIII akan Back Up Keinginan Rektor IAIN Palu

LPMQALAMUN.id – Dalam kunjungan kerja yang dilakukan oleh  tim Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi VIII, Dr H Noor Achmad MA, mengungkapkan bahwa Tim komisi VIII saat ini sedang fokus terhadap pengembangan Perguruan Tinggi Islam, termasuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu.

BERI KENANG-KENANGAN. Rektor IAIN Palu, Zainal Abidin (Kanan) memberikan kenang-kenangan terhadap tim Komisi VIII DPR-RI, Selasa (1/8/2017) di Auditorium IAIN Palu. (LPMQALAMUN.id/SHADIQ)

“Tim Komisi VIII saat ini sedang konsen untuk pengembangan perguruan tingi-perguruan tinggi IAIN. Kita akan menimbang perkembangan IAIN Palu, dan alhamdulillah laporan dari rektor tadi luar biasa, sehingga kita teman-teman Komisi VIII tidak akan ragu-ragu untuk mem-back up apa yang di inginkan  oleh bapak Rektor,” katanya saat memberikan arahan  di Auditorium IAIN Palu, Selasa (1/8/2017)

Ia juga mengungkapkan, bahwa lahan kosong milik IAIN Palu yang seluas 125 ha di Kabupaten Sigi dalam waktu dekat akan mendapatkan respon positif.

“Setelah ada perkembangan, bahwa ada 125 ha tanah yang masih nganggur, belum ada apa-apanya. Maka insyaallah mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama, minimal dalam periode ini sudah ada hasil perjuangan komisi VIII dan perjuangan pak Rektor,” ungkapnya.

Hal itu diutarakannya setelah sebelumnya mendengarkan  paparan Rektor IAIN Palu, Zainal Abidin, mengenai segala hal yang menjadi perhatian IAIN Palu untuk menunjang pengembangan kampus menuju Universitas Islam Negeri (UIN).

Bahkan Noor mengakui, beberapa waktu lalu tim Komisi VIII DPR RI menyampaikan kepada Wakil Presiden, Yusuf Kalla,  tentang akan berdirinya Universitas Islam Internional Indonesia yang dananya Rp. 88 miliyar yang kemudian ditolak, dan akan diterima dengan dua syarat,  salah satunya meminta agar jangan sampai menomor duakan UIN, IAIN atau STAIN yang sudah ada.

“Jadi, adanya Universitas Islam Internasional jangan kemudian  mengkerdilkan, membonsai kepada  UIN, IAIN ataupun  STAIN. Justru yang kita harapkan adalah bahwa UIN, IAIN, STAIN yang ada sekarang ini harus diperkuat,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Noor mengucapkan terima kasih kepada IAIN Palu atas jamuan nasi jangung dan hidangan daun Kelor yang disuguhkan kepada Tim Komisi VIII DPR RI ketika menghadiri jamuan Rektor IAIN Palu. (SDQ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *