Home Berita Studi 66 Mahasiswa Indonesia di Danai Inggris Lewat Chevening

Studi 66 Mahasiswa Indonesia di Danai Inggris Lewat Chevening

0
0

LPMQALAMUN.id – Sebanyak 66 mahasiswa Indonesia, tahun ini didanai oleh pemerintah Inggris untuk melanjutkan studi master mereka di sejumlah universitas yang ada di negara tersebut melalui program Beasiswa Chevening.

Dilansir dari republika.co.id, Kedutaan Besar Inggris di Jakarta secara khusus menggelar acara untuk melepas keberangkatan para mahasiswa tersebut, pada Rabu (30/8/2017) yang akan memulai perkuliahannya untuk periode 2017-2018.

Menurut Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Moazzam Malik mengatakan melalui program Beasiswa Chevening ini, pihaknya melakukan investasi terhadap pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Para penerima beasiswa tersebut, katanya akan mendapatkan pendidikan yang berkualitas di salah satu universitas terbaik yang ada di Inggris.

“Mereka juga akan mendapatkan pengalaman dan pembelajaran hidup yang berharga karena akan berinteraksi dengan para ahli dan mahasiswa dari berbagai penjuru dunia,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia optimis para penerima beasiswa tersebut akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang akan berkontribusi untuk pembangunan Indonesia di berbagai macam bidang keahlian. Pihaknya berharap dengan ini, Inggris akan mendukung usaha pemerintah Jokowi dan pemerintah berikutnya untuk pembangunan Indonesia.

Menurutnya investasi pada sumber daya manusia seperti ini menjadi sangat penting karena Indonesia diprediksi akan masuk dalam daftar 10 negara dengan ekonomi terkuat dalam beberapa tahun ke depan. “Jika Indonesia berhasil membangun negerinya dengan baik, maka negara ini akan menjadi pemimpin di panggung dunia. Tapi kalau gagal itu akan menjadi masalah internasional,” katanya.

Para alumni Chevening juga, katanya diharapkan ke depan akan menjadi pemimpin Indonesia yang siap berkontribusi menyelesaikan masalah-masalah internasional. Dengan begitu, menurutnya mereka tidak hanya bisa menjadi pemimpin untuk Indonesia, tetapi juga bisa menjadi pemimpin yang siap bekerja sama dengan negara sahabat, salah satunya Inggris untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi semua. (IIM)

Sumber: republika.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.