Kopma Al-Iqtishad, Memberi Kemanfaatan dalam Gerakan Koperasi

SEPERTI halnya kampus-kampus lain, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu juga memberi ruang kepada mahasiswanya untuk berkecimpung di dunia perkoperasian.
Bernama Koperasi Mahasiswa (Kopma) Al-Iqtishad, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ini pertama kalinya dirintis oleh salah satu dosen IAIN Palu, Abdul Wahab yang saat itu masih berstatus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Palu.

Setelah Abdul Wahab membersamai selama kurun waktu kurang lebih tiga tahun kemudian diganti, pada masa periode 2010 hingga 2011 Kopma mulai mengalami penurunan aktivitas.
Hingga akhirnya pada tahun 2012, Kopma kembali bangkit dari tidurnya diprakarsai delapan mahasiswa, yang diketuai oleh Purnawanto. Saat itu Kopma memiliki toko sendiri di kampus hingga program simpan pinjam.

Setelah itu Kopma Al-Iqtishad terus berusaha menjadi salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berkembang pada tahun berikutnya, yang diketuai oleh Eko di tahun 2013, dilanjutkan Orzan Wilanda pada 2014, Umratul Mahmuba pada 2015, Ahmad pada 2016, dan Abdul Hafit pada tahun 2017.

Dalam visinya, Al-Iqtishad ingin menjadi organisasi yang secara terus menerus mengembangkan diri dan memberi kemanfaatan kepada anggotanya, serta berperan aktif dalam gerakan koperasi dengan berpegang teguh pada nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi.

Visi tersebut disertai dengan lima misi, salah satunya yakni mampu menciptakan anggota yang mempunyai daya saing dan berjiwa wirausahawan.

Kopma memiliki delapan program unggulan yang dilaksanakan sesuai dengan kreativitas pengurus yang menjabat. Program tersebut antara lain Latihan Keanggotaan Dasar (LKD), (Latihan Keanggotaan Koperasi (LKK), Micro Training Organization (MTO), Monthly Study Cooperation (MSC), Monthly Study Religi (MSR), Training of Financing Cooperation (TFC), Seminar entrepreneurship, dan Training Each About Management (TEAM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *