Home Kolom Literasi Selamat Bersumpah Pemuda

Selamat Bersumpah Pemuda

1
0

Oleh Fatnun (Nun)*

PEMUDA adalah generasi paling menentukan untuk anak bangsa. Ditekankan disini, karena pemuda adalah masa berbekal bukan hanya untuk hari tua melainkan juga di masa muda itulah segala kekuatan dahsyat terlihat.

Dari apa yang pernah kita alami dan kita saksikan beberapa keistimewaan pemuda, yaitu Pertama, masa muda adalah masa yang penuh keberanian. Hanya sayangnya itu dilampiaskan dalam bentuk prilaku yang kurang produktif, Kita temukan di sekitar kita banyak anak muda berani mati, seperti mengonsumsi narkoba, saling membunuh, dan tawuran antar kelompok atau fakultas. Betapa indahnya jika kemudian jiwa berani mati ini disalurkan untuk kebaikan seperti dengan bekerja keras dalam usaha yang lebih produktif dan menegakkan keadilan. Pada generasi Nabi Muhammad Saw saja, mereka mencapai masa keemasan yang indah penuh kedamaian dan kesejahteraan.

Kedua, masa muda adalah masa yang paling efektif guna menabung amal untuk hari tua. Artinya jangan menunggu tua untuk beramal, sebab beramal di masa tua sudah banyak terbentur dengan keterbatasan. Di masa muda kita bisa bergerak lebih cepat dalam menambah ilmu agama, seperti kajian ataupun majelis taklim.

Ketiga, masa muda adalah masa yang paling kuat secara fisik maupun secara psikologis. Tidak sedikit anak muda yang tidak pernah capek mengendarai sepeda, terjun bebas dari ketinggian yang sangat curam dalam kondisi yang sangat mengerikan. Tetapi itu semua dilakukan sekedar hiburan.

Keempat, masa muda adalah masa subur idealisme. Banyak peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah adalah karena idealisme masa muda. Semangat kemerdekaan yang telah mengantarkan negeri ini bebas dari penjajahan adalah karena gelora idealisme anak-anak muda masa itu.

Lahirnya sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 yang kini kita kenang selalu, adalah bukti kongkrit pentingnya masa muda sebagai titik tolak idealisme menuju pembaharuan hidup yang lebih baik. Baik secara individu, sosial, politik dan negara. Karena itu, setiap kita berbicara perbaikan sebuah negara, mulailah pertama kali dari perbaikan generasi mudanya.

Jangan bermimpi memperbaiki negara, bila pemudanya hancur secara spiritual,dan perilakunya yang tidak baik. Generasi muda hari ini adalah cerminan masa depan sebuah negara. Oleh karena itu, sudah saatnya kini generasi muda dijaga. Jangan biarkan mereka berjalan tanpa tuntunan. Tugas generasi tua adalah memberikan bimbingan, bukan melemparkan mereka ke lubang kehancuran.

Penulis adalah mahasiswa jurusan Perbankan Syariah semester V Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.