Purnama Nelangsa

Oleh Permata Putih*

Cerita yang setua waktu
Mendongeng kembali
Memaksa kehendak bercerita
Padahal tau anginpun enggan mendengar

Cerita usang seperti lembaran kertas yang kian menguning
Pahatan tinta pena yang tertanam buat ranah cerita abadi

Khayalan dalam nelangsa rindu pada kertas kuning yang hampir layu
Entah pernahkah dia tau apa artinya
Tunggu saja

Akan kubawa pada amukan angin, tangisan bintang dan suaramu yang hilang

Penulis adalah mahasiswa Jurusan TBI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *