Tahun Ini IAIN Palu Buka Kelas Internasional?

LPMQALAMUN.id- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu akan membuka kelas internasional sebagai wujud pembenahan kualitatif kampus dalam mempersipakan Internasionalisasi PTKIN.

“Meskipun secara kuantitatif IAIN Palu meningkat dari waktu kewaktu tetapi secara kualitatif IAIN Palu terus berbenah diri. Insyaallah tahun ini IAIN Palu akan membuka kelas internasional dalam rangka mensinkronkan kegiatan IAIN Palu dengan program kegiatan nasional Kementrian Agama, yaitu internasionalisasi PTKIN,” ujar Rektor IAIN Palu, Saggaf Pettalongi saat sambutan perkuliahan umum di Kampus II IAIN Palu, di Desa Pombewe, Kabupaten Sigi, Jum’at (9/3/2018).

Dengan akan diadakannya kelas internasional, seluruh proses perkuliahan akan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab. Hal ini diusahakan dengan dibentuknya tim mulai dari rekrutment, insidecuriculum dan proses pembelajaran, sehingga dapat terealisasikan dalam waktu yang tidak terlau lama.

Dibukanya kelas internasional ini kata Saggaf, merupakan bentuk persiapan IAIN Palu dalam mengikuti konsep yang digagas oleh Direktur Jendral Pendidikan Islam, Prof Kamarudin Amin, yakni visiting para Profesor dari berbagai negara.

Sehingga menurut Saggaf IAIN Palu siap untuk menyambut dan melaksanakan program itu.

Kabar dibukanya kelas internasional itu mendapatkan tanggapan dari kalangan mahasiswa IAIN Palu.

Mereka yang setuju karena berharap dengan dibukannya kelas internasional, mereka akan menjadi ikon kampus dua bahasa di Kota Palu dan menjadi daya tarik tersendiri di masyarakat.

“Masalah layak atau tidaknya kampus ini membuka kelas internasional tergantung dari kerja sama antara seluruh civitas akademika dan seluruh mahasiswa untuk mensukseskan program ini. Terlebih dengan adanya program ini para mahasiswa bisa menguasai dua bahasa yang tentunya akan menjadi daya tarik kampus sendiri,” ujar Ayu salah seorang mahasiswa TBI

Sedangkan Arif yang juga mahasiswa TBI mengungkapkan bahwa program ini sedikit rancu karena sampai sekarang IAIN Palu belum memiliki hubungan internasional dengan universitas luar negeri mana pun.

“Menurut saya langkah awal kita membuka kelas internasional kita juga harus memiliki hubungan internasional dengan universitas dari negara lain, saya faham pentingnya kelas internasional ini agar para mahasiswa juga bisa bersaing tak hanya di kanca nasional namun juga internasional, tetapi banyak hal juga yang perlu kita perhatikan sebelum merealisasikan program ini diantaranya adalah hubungan internasional kita dengan universitas luar negeri lainnya,” ujar Arif saat dihubungi LPM QALAMUN.

Wartwan: Dhifa Olyevia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *