Aksi Massa Kecam Tindakan Kepolisian Terhadap Masyarakat Tanjung

LPMQALAMUN.id- Aliansi Mahasiswa dan berbagai Organisasi Masyarakat lainya bersama-sama turun melakukan aksi damai untuk mengecam tindakan represif yang dilakukan kepolisian di daerah Tanjung, Kabupaten Banggai, pada (20/3/2018) sore tadi.

Aliansi mahasiswa dan berbagai organisasi masyrakat lainya melakukan aksi tersebut di depan kantor POLDA Sulteng.

Diantara tuntutan aliansi mahasiswa dan organisasi lainya yaitu:
1. Mengecam dengan keras aksi represif oleh aparat kepolisian kepada masyrakat Tanjung, Luwuk Banggai.
2 Mendesak komnas HAM untuk turun menginvestigasi kasus tersebut.
3.Meminta Ombusman, perwakilan SULTENG untuk menyelidiki dugaan mal admistrasi yang berkaitan dengan penggusuran masyrakat Tanjung.

Adapun konsolidasi masa dari aliansi mahasiswa dan organisasi lainya mengecam dan mengutuk segala bentuk kejadian dan perlakuan yang dilakukan oleh aparat hukum dan pemerintah setempat kepada masyarakat tanjung.

“Kami dari mahasiswa dan aliansi organisasi lainya siap melakukan aksi besar besaran kembali ketika tuntutan kami tidak dipenuhi,” ujar Ardi, Korlap aksi.

Berdasrkan video yang beredar di media sosial, masa aksi dari masyarakat Tanjung yang sedang duduk diatas sejada dengan menggunakan mukena dan membawah kitap suci al- Qur’an yang sedang melakukan zikir menghalau aparat kepolisian, justru ditembaki dengan gas air mata dan mobil water cannon.

Bahkan beberapa kali terdengar suara tembakan. Salah seorang pria menyahut karena terkena peluru karet dari senjata aparat sambil memperlihatkan bekas tembakan di perutnya.

Wartawan: Aulia

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *