Eksplorasi Pendidikan dan Pertanian di Sulteng Gandeng Komunitas Se-Sulteng

LPMQALAMUN.id- Kegiatan Eksplorasi Pendidikan dan Pertanian yang dilaksanakan pada 30 Maret–1 April 2018 di Sulawesi Tengah. menggandeng lebih dari 20 komunitas lokal di sulawesi tengah yang bergerak dibidang pemberdayaan masyarakat, khususnya bidang pendidikan dan pertanian.

Hal ini sangat sejalan dengan program-program pemerintah pada umumnya dikarenakan langkah awal memulai untuk pengembangan potensi lokal perlu dilakukan survei serta penyuluhan yang intens dari pemuda atau komunitas daerah yang memiliki keinginan sosial serta tantangan yang tinggi.

Dalam sambutannya, M. Abrar Putra Siregar selaku Project Officer Kegiatan Eksplorasi Pendidikan dan Pertanian menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya sebatas survei dan diskusi saja,

“lain hal akan dilakukan berbagai kegiatan-kegiatan berbentuk pemberdaaan dan bakti sosial salah satunya kami akan mengunjungi salah satu Sekolah Alam Dongi-dongi yang di dirikan oleh kakak Stenli Gilbert, S.pd,” ujarnya.

Juga pada kesempatan tersebut Gina Nurhabibah SP, alumni Universitas Padjajaran juga menyempatkan hadir dan bergabung pada eksplorasi yang dilakukan selama 4 hari itu.

Stenli Gilbert, S pd, pendiri Sekolah Alam bercerita, sekolah itu terbentuk pada 20 November 2015. Saat ini jumlah siswa sekolah alam dongi-dongi sekitar 70 siswa.

“Adapun program sekolah yang saat ini dilaksanakan lebih ke pengenalan lingkungan dan belajar alam seperti salah satu contohnya berkebun. Harapannya dengan ada sekolah ini anak-anak akan bisa lebih berprestasi dan dapat membanggakan negara indonesia ini sendiri,” ujar Stenli.

Dalam bidang pertanian salah satu komunitas lokal kakak Ayu sebagai kordinator eksplorasi pertanian juga menjelaskan, bahwa potensi lokal yang terlihat jelas dari sektor pertanian yaitu Hortikultura salah satu contoh tanaman yang sering kita temukan yaitu tanaman bawang, hal ini juga yang dapat memicu kami untuk bergabung serta ikut ambil adil dalam kegiatan eksplorasi pendidikan dan pertanian ini.

Tidak hanya sebatas pengenalan potensi lokal, mereka juga akan berbagi pengalaman melalui penyuluhan pemanfaatan potensi lokal dan teknik budidaya tanaman sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang dibawakan oleh dosen Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Ibu Dr. Ir. Maemunah, MP.

Di sela kegiatan akan ada pelatihan pembuatan pupuk POC (Pupuk Organik Cair) dan bakti sosial oleh Mahasiswa Pertanian Universitas Tadulako.

Tidak hanya itu, workshop tentang hidroponik juga di laksanakan di sekolah Alam Dongi-dongi serta Panti asuhan di kota Palu, hal ini juga berkerjasama dengan komunitas Hidroponik kota Palu.

Wartawan: Rahmat

One thought on “Eksplorasi Pendidikan dan Pertanian di Sulteng Gandeng Komunitas Se-Sulteng”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *