Home Kolom Literasi Pribadi Hebat, Pribadi Indonesia

Pribadi Hebat, Pribadi Indonesia

0
0

Opini *Oleh Sri wachyuni* Arti kata kepribadian menurut KBBI yakni kata Nomina (kata benda) dari kata dasar “Pribadi” yang artinya sifat hakiki yang tercermin pada sikap seseorang atau suatu bangsa yang membedakan dari orang atau bangsa lain. Pribadi merupakan personal seseorang yang mencerminkan karakter diri yang bersifat alami maupun sifat yang telah terbentuk karena lingkungan. Pribadi menurut Buya Hamka “Kumpulan sifat dan kelebihan diri yang menunjukan kelebihan seseorang dari pada orang lain sehingga ada manusia besar dan manusia kecil. Ada manusia yang sangat berarti hidupnya dan ada yang tidak berarti sama sekali.”

Pribadi yang hebat tidak hanya dilihat dari faktor keturunannya seperti badan yang kuat, mata yang indah, tinggi badan dan lain-lain. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah faktor lingkungan. Dimana faktor lingkungan yang berperan dalam membentuk tinggi rendahnya pribadi seseorang melalui usahanya, caranya berfikir, jauhnya memandang dan kuatnya semangat diri sendiri. Kekuatan dan kelemahan tidak tampak hanya pada Individu. Melainkan, tampak juga pada suatu bangsa. Setiap bangsa mempunyai ciri khas yang membedakan dari bangsa lain. Bangsa Indonesia pada zaman penjajahan di kenal sebagai bangsa yang sangat sabar menderita akan tetapi berubah menjadi sangat hebat ketika ucapan merdeka di bumikan, suatu kata yang sangat besar pengaruh sugestinya kepada jiwa. Kata yang selalu di ucapkan siang dan malam untuk membangkitkan semangat juang melawan penjajah. Bayangkan, Hanya bermodalkan bambu runcing, Bangsa Indonesia mampu mengusir para penjajah yang dilengkapi persenjataan canggih dan bangsa Indonesia tak pernah gentar untuk melawan para penjajah. Dalam perlawanan banyak yang gugur tetapi semangat juang dalam mempertahankan kemerdekaan semakin membara. Justru mati dalam pertempuran merupakan suatu kemuliaan.

Kini, pribadi bangsa Indonesia menjelma sebagai bangsa yang hebat, berawal dari bangsa yang statis kini telah bertransformasi menjadi bangsa yang dinamis.

Kemajuan pribadi suatu bangsa tidak akan tercapai jika belum ada kemajuan dan kemerdekaan pribadi individu. Pribadi individu mempunyai kelebihannya maupun kekurangannya. Bangsa Indonesia membutuhkan figur seperti Ir Soekarno mempunyai pribadi yang penuh dengan daya tarik. Pria yang dijuluki sebagai bapak ploklamator yang sangat lihai dalam berpidato. Tidak hanya itu masih banyak nama-nama pahlawan nasional yang memenuhi catatan sejarah sejak awal dan akhir hidupnya. Lain halnya dengan Mohammad Hatta pribadi yang terkenal karena keadilannya, Sutan Syahrir yang terkenal dengan senyuman yang mempunyai seribu arti. Haji A. Salim terkenal dengan pribadi yang tetap muda walaupun tubuh sudah tua dan lain-lain. Mereka rela mengorbankan harta bahkan mempertaruhkan nyawa mereka untuk memperjuangkan kemerdekaan. Para pendahulu bangsa telah menorehkan tinta emas dalam merebut kembali negara dari kepungan penjajah dan mereka adalah generasi hebat yang jasa-jasanya tidak akan terlupakan. Bung hatta pernah berkata “Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita”.

Bagaimana dengan pribadi zaman now ? Apa yang telah dilakukan dalam mengisi kemerdekaan? Generasi Indonesia sangat banyak yang terjerumus dalam hal pergaulan bebas, penyalahgunaan narkotika, kenakalan remaja, bahkan kemajuan teknologi yang seharusnya membuat mereka lebih terfasilitasi untuk menambah wawasan, justru disalahgunakan. Sekarang sangat berbeda, Bagaimana dengan pejabat pemerintah yang katanya abdi negara untuk membangun negeri, tetapi malah banyak yang tersandung kasus Korupsi. Korupsi masih menjadi benalu sosial dan menjadi sebuah tindakan yang amoral, tidak memihak kepentingan bersama (egois), melanggar aturan hukum, dan terlebih melanggar aturan agama. Korupsi di Indonesia bukanlah hal baru, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah kasus korupsi yang terbilang cukup banyak. Korupsi hampir tidak mungkin dihapuskan, tetapi bangsa Indonesia tetap optimis dalam memberantas korupsi. Benar yang dikatakan Ir. Soekarno “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tetapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

Masa depan bangsa ada ditangan pemuda ungkapan ini memiliki semangat kontstruktif bagi pembangunan dan perubahan. Bangsa Indonesia membutuhkan pemuda-pemudi yang berkepribadian hebat yakni pemuda yang memiliki kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual. Pemuda juga diharapkan dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Pancasila bukan hanya sekedar kata-kata yang tercantum dalam UUD 1945 akan tetapi pancasila sebagai kepribadian bangsa yang harus diamalkan agar terciptanya kedamaian, kesejahteraan umum serta kerukunan antar bangsa. wahai pemuda penerus bangsa Tanamkanlah semangat nasionalisme, bersatulah membangun bangsa tercinta dan menjaga keutuhan NKRI demi terwujudnya pribadi hebat, pribadi Indonesia.

Penulis adalah mahasiswa semester VI, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah.
(UKM LDK JUNDULLAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.