Home Berita PENA 98 Rangkul dan Kembalikan Kejayaan Aktivis Milenial

PENA 98 Rangkul dan Kembalikan Kejayaan Aktivis Milenial

0
0

PALU, LPMQALAMUN.id- PENA 98 mempertemukan para aktivis kampus dan aktivis senior 98 dalam satu forum diskusi yang dilaksanakan dikampus UNISA, Rabu (9/5/2018).

PENA 98 sendiri merupakan organisasi yang dicetus oleh aktivis kampus pada tahun 1964, dan merupakan salah satu organisasi yang memukul mundur aparat hukum pada masa orde baru pada tahun 1998.

Kegiatan forum diskusi yang dilaksanakan tersebut, merupakan bentuk peringatan 20 tahun reformasi dengan mengangkat tema “Untuk Alasan Apapun Kami Tak Mau Lagi Kembali ke Masa Orde Baru.”

Kegiatan forum diskusi itu juga dihadiri oleh KOMNAS HAM RI, Dosen UNISA, aktivis kampus dari berbagai kampus di Kota Palu, dan para aktivis 98 yang masih hidup sebagai saksi sejarah pada masa orde baru.

Ketua panitia, Jaya Rahman saat ditemui oleh LPM QALAMUN mengatakan bahwa kegiatan ini sebagi salah bentuk peringatan 20 tahun reformasi, dan juga sebagi ajang silaturahmi para aktivis kampus.

“Dari analisa kami di PENA 98, kami melihat bahwa keharmonisan di kalangam aktivis di kampus-kampus sudah tidak terbangun lagi, sehingga ini yang membuat mahasiswa dan lembaga nya memiliki posisi tawar yang lemah di mata pengambil kebijakan,” Ujar Jaya

“Inilah mengapa kami membuat forum diskusi yang mempertemukan aktivis kampus yang sekarang dikenal dengan aktivis milenial dengan aktivis 98 yaitu untuk menjalin silaturahmi dan membangun lagi keharmonisan dikalangan aktivitas milenial, paling tidak terjadi lagi kemesraan dan keharmonisan seperti yang terjadi pada tahun 1998,” tambahnya.

Kegiatan memperingati 20 tahun reformasi digilir atau dilaksanakan di kampus-kampus yang ada di Kota Palu. Diantaranya yaitu :
1. UNIV. ALKHAIRAAT
2. STISIPOL-STIE PANCA BHAKTI
3. IAIN Palu.
4. UNIV. TADULAKO
5. UNIV. MUHAMMADIYAH.

Wartawan: ANC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.