KKP FSEI 2018 Amburadul.

Kuliah kerja profesi (KKP) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang pada hakikatnya bermaksud untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang telah di dapatkan di institut.

Begitu pun dengan kampus tercinta kita yaitu Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu tepatnya pada fakultas syariah dan ekonomi islam (FSEI) telah di laksanakannya kkp pada tahun 2018 , namun lagi lagi saat ini pihak fakultas tak lagi konsisten dan tidak profesional dengan prosedure yang mereka telah tetapkan serta terlalu mempersulit mahasiswa untuk menyelesaikan proses kkp.

Yang pertama ketika pelepasan mahasiswa kkp begitu banyak mahasiswa yang masih terlantarkan dikarenakan 51 stakeholder yang memang masih dalam angan angan. Beberapa laporan dari mahasiswa ketika mereka di antar ke lokasi kkp pihak kantor tidak mengetahui sama sekali terkait adanya mahasiswa untuk kkp karena belum ada surat pemberitahuan masuk di lokasi tsb. Sehingga citra kampus lagi² rusak karena penyelenggara belum konfirmasi untuk menurunkan mahasiswa nya. Kemudian kedua, tempat lokasi yang tidak sesuai dengan jurusannya seperti perbankan dan ekonomi di tempatkan di pengadilan negeri dan swalayan.

Yang ketiga, ketika penarikan seluruh mahasiswa kkp di haruskan menyetor laporan harian dan observasi yang sudah di terangkan ketika pembekalan kkp, namun lagi lagi kali ini wadek 1 bidang akademik dan pengembangan lembaga merubah SOP penyusunan laporan tersebut. Bahkan pihak jurusan dan mantan pimpinan fakultas tidak mengetahui bahwa aturan yang di sampaikan oleh wadek 1 telah ada. Disinilah letak ketidak konsistennya dan tidak profesionalnya pihak fakultas dalam menjalankan aturan. Pertanyaan manakah yang harus kita patuhi ? Mahasiswa saat ini telah di persulit oleh rumahnya sendiri dengan berbagai kebijakan yang hadir secara dadakan.

Dari kasus ini penulis mengambil kesimpulan bahwa penyelenggara kkp amburadul dalam melaksanakan kegiatan Karena hanya sebatas menggugurkan tanggung jawab. Akankah Mahasiswa bisa bermutu dan berdaya saing sesuai visi rektor ?!

Penulis mahasiswa jurusan perbankan syariah semester 7.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *