Home Berita Komunitas Disabilitas dan Difabel Tunjukan Karya Mereka

Komunitas Disabilitas dan Difabel Tunjukan Karya Mereka

72
0

Palu, LPMQALAMUN.id– Sekumpulan kaum disabilitas difabel menunjukkan karya melalui musik, dan berkolaborasi dengan anak-anak komunitas Sekolah Alam Nusantara Cabang Kota Palu di taman GOR pada Minggu, (02/12/18).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh relawan pendidikan dari Bogor, berdiri dengan nama sekolah Alam nusantara. Mereka bekerja sama dalam panggung karya musik untuk difabel.

“Kami memberikan ruang dan kesempatan berkarya untuk kaum difabel yang ada di Palu, karna kami melihat pemerintah Kota Palu belum memberikan itu,” ujar Danil selaku relawan pendidikan Bogor

Karya panggung musik difabel yang dilaksanakan ditaman gor itu berkolaborasi dengan 15 anak dari Sekolah Alam Nusantara Palu

Diatas panggung, anak-anak Sekolah Alam Nusantara Palu memakai angklung untuk mengiringi lagu yang dibawakan oleh 4 orang perempuan difabel.
Lagu pembukaan yang mereka bawakan yaitu “jangan menyerah” yang dipopulerkan oleh grub Band D’masiv.

“ini adalah cara untuk menunjukan keberanian mereka tampil di depan umum, dan menghilangkan perbedaan diantara orang normal dan orang yg diberikan keistimewaan seperti mereka, bahwa dihadapan tuhan semua manusia itu sama,” tegas Danil

Salah satu perempuan disabilitas difabel dari mereka membuktikan bahwa kekurangan bukanlah penghalang untuk kita berkarya. Azizah salahsatu difabel, disela-sela pengenalan dengan penonton mengungkapkan dia hobi menulis dan pernah menjuarai lomba menulis tersebut.

“Hobi saya menulis, dan kemarin saya diberikan kesempatan untuk mengikuti lomba menulis tingkat nasional mewakili Kota Palu, dan Alhamdulillah saya mendapatkan juara 1 dalam perlombaan menulis tersebut,” ungkap Azizah.

Danil selaku relawan pendidikan dari bogor saat ditemui oleh LPM QALAMUN mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan ajang latihan mereka untuk tampil dikegiatan menyambut hari difabel sedunia pada tanggal 3 Desember Besok.

“Kegiatan sore ini yaitu latihan untuk mereka dalam menyambut hari di fabel sedunia yang jatuh pada tanggal 3 desember esok, untuk mengasah mental dan keberanian mereka juga untuk tampil didepan umum,” ujar Danil

dengan moto mereka, “beri kami kesempatan, dan beri kepercayaan kepada kami,” menjadi bentuk pembuktian bahwa mereka siap berkarya dan kekurangan bukanlah penghalang untuk berkarya.

(ANCH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.