Home Kolom Literasi Islam Diujung Tombak Bambu

Islam Diujung Tombak Bambu

152
0

Opini: Nabillah Alamrih Mahasiswi Jurusan Tafsir Hadis


Faktanya begitu banyak media di dunia yang memberitakan berita dusta tentang Islam. Dan karena Infromasi itu berasal dari media terpercaya, maka tak banyak yang meragukan. Miris sekali, dengan mudahnya mereka membodohi orang dan begitu mudahnya orang bisa terbodohi.

Kadang terasa lucu, apakah dunia seakan tidak mau berfikir ? logika simple saja, jika Islam memang mengajarkan keburukan. Mengapa setengah manusia di bumi ini mau menerima dan jadi pemeluk agama Islam ? apakah setengah manusia itu tidak berfikir ? hanya satu jawabannya, berarti ada yang salah dengan informasi anda.

Akhir-akhir ini media diwarnai dengan peristiwa yang banyak menumpahkan darah. Aleppo, Rohingya dan Gaza tentunya, sebagai negara yang tidak pernah libur dari sebuah penjajahan. Dan juga sebuah berita mengejutkan negeri ini walaupun itu sudah lama terjadi. Yaitu pemusnahan secara kejam masyarkat muslim Uighur oleh pemerintahan China.

Saya tadi nya sempat tertarik ingin membahas tentang kondisi bagaimana pemerintahan China yang berhasil membuat dunia tidak berani bahkan untuk mengedipkan mata dalam urusan mereka dalam melenyapkan muslim Uighur. Aksi Unjuk Rasa serta opini masyarakat yang meminta keadilan yang terus berkoar – koar di media hanya seperti polusi di Ibu kota, semua itu tidak akan berguna dinegara ini, sang penguasa perekonomian dunia pada akhirnya berhasil membuat raja dan beserta dayangnya bungkam tak berkutik.

Tapi yang paling menarik perhatian saya adalah sekelompok orang dalam organisasi internasional yang satu ini. Siapa lagi kalau bukan United Nations atau PBB. Pertanyaannya adalah masih bergunakah engkau ? tentu saja ! Tapi yang jelas bukan untuk Muslim
Oh PBB, Ku dengar kau kirimkan sepucuk surat untuk pemerintahan myanmar yang berusaha melahap saudaraku di rohingya dulu. Tapi sepertinya kertas mahal itu bahkan tak bisa memindahkan batu kecil dari tempatnya.

Ku dengar kau juga tidak menyetujui pengambilan alih kota Al-Quds yang dilakukan kelompok zionis Israel kepada negara Palestina. Tapi apa pun yang terjadi, entah siapa pun yang memegang kota itu secara resmi. tetap saja itu tidak akan mengubah fakta lapangan bahwa kalian membiarkan zionis itu yang berkuasa diwilayah suci itu.

Ku dengar kalian ada untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia. Tapi apakah itu benar ada atau hanya dongeng untuk kami?, jika hanya surat yang kau berikan pada mereka,Maka sebenarnya surat Zainuddin untuk Hayati lebih romantis dari suratmu. Dan sejak kapan selembar kertas bisa menjadi temeng dari peluru ? kami tidak butuh rangkaian kata dari suratmu bila mana tindakan hanya menjadi sebuah ilusi yang tak pernah menjadi nyata
Wahai kaum muslimin, sudah sampaikah kabar Uighur pada mu ? tahukah kamu bagaimana mereka menyiksa saudara-saudari seiman mu ? mereka dipenjara, mereka dipaksa meninggalkan Islam dengan cara-cara yang matamu saja tak mampu melihatnya. Apakah masih ada rasa peduli mu?
Indonesia!, Bukankah kamu negara yang memilki rakyat pemeluk Agama Islam begitu banyak? aku tau hati kalian menangis mendengarnya dan geram atas apa yang dilakukan pada saudara -saudara kita disana, yang hidup tak bebas, dikekang, disiksa dan dicabut hak kemanusiaanya, Tapi tak mampu membuat sang Raja keluar dari Istananya. Apa pun yang kalian lakukan pada Islam.

Islam itu indah dan suka keindahan. Islam itu damai dan suka kedamaian. Jangan khawatir berlebihan pada kami. Apa yang diinginkan dari sekumpulan orang yang selalu mengenakan pakaian sederhana dengan eskpresi wajah yang sangat tenang itu selain meletakan kepala mereka ditanah untuk bersujud kepada Tuhan-nya. Biarkanlah kami dengan tenang. Kau tak perlu mengurus kami dan kami tak akan tertarik mengurus kalian. Biarkanlah seperti itu, berjalan berdampingan tanpa harus meruntuhkan satu sama lain.

Percayalah kekuatan kalian itu bahkan tak cukup untuk membuat tubuh kami bergetar. kami kuat karena Iman kami. Jadi seberapa keras pun kau mengguncang seorang muslim yang sudah mengenal agamanya dengan baik, Maka tak akan ada rasa takut dalam hati mereka, Karena pada akhirnya kemenangan itu berasal dari Allah swt dan janji Allah itu pasti !
pernah terdengar kutipan indah, “China adalah raksasa yang tertidur. Biarkanlah ia tertidur karena ketika ia terbangun maka ia akan menggetarkan dunia.”
kata-kata yang sangat powerfull dari Napoleon Bonaparte. Tapi pernahkah mendengar kata-kata yang lebih powerfull lagi ? tapi ini bukan hanya dari seorang muslim, tapi ini dari seluruh umat Islam ;
“Biarkan Islam dengan ketenangannya, Karena ketika mereka telah mengibarkan bendera perangnya, maka tidak akan pernah turun bendera itu sampai mereka menang atau mati.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.