Hati, Bersabarlah!

Karya: Mar’atus Naeni
Jurusan: Pendidikan Agama Islam
Semester: Lima

Hati…
Andai saja ia dapat berbicara..
Mengungkapkan apa yang ia rasakan Meski pedih kenyataannya.

Namun nampaknya, jeritan batin yang erat Kaitannya dengan dirimu wahai hati, tak Bisa memberikan senyuman indah di raut Wajah sang pemilik hati itu.

Begitu juga dengan diriku. Hati ini begitu Lelah, begitu sakit, ketika dirimu Melontarkan ucapan-ucapan pedih yang Terkadang aku sulit membendung Amarahku.

Sudah terlalu lama aku terus bertahan dan Bersabar, menyimpan keluh dan kesahku, Sedih dan tangisku, bahkan mungkin Sampai saat ini aku terus mengingat dan Membayangkan hari itu. Aku sakit, kata hati.

Air mata yang menjadi saksi tentang Bagaimana proses hati berbicara, menjerit Kesakitan, di dalam keheningan dan Dinginnya malam , bintang-bintang yang Berkelipan di langit turut menemaniku…

Aku terus memikirkan, mengapa segitu Kejamnya dirimu terhadapku, Apakah salahku?

Pertanyaan-pertanyaan yang bermunculan Di dalam pikiran ini , mengantarku Menemukan sendiri jawaban-jawaban yang sebenarnya telah terjadi sebelumnya…

Aku tahu dan aku faham tentangmu, tapi cobalah mengerti dengan hati yang sedang menangis ini..

Aku rasa aku sudah cukup bersabar denganmu, mungkin ini sebuah cobaan dan ujian dari-Nya untuk hati ku, agar aku dapat menjadi Insan yang selalu mengingat-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *