Home Berita Internasional Women Days: Perempuan Saat Ini Sedang Tidak Baik

Internasional Women Days: Perempuan Saat Ini Sedang Tidak Baik

99
0

Palu, lpmqalamun.id– Aliansi Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, mengadakan Aksi Mimbar Bebas memperingati Hari Perempuan Internasional (International Women Days) dengan tema “Hilangkan Diskriminasi Terhadap Kaum Perempuan” di lingkungan kampus IAIN Palu. Rabu, (06/03/2019).

Kegiatan ini diadakan dua gelombang sesuai hasil kesepakatan, gelombang pertama dilaksanakan pada Rabu, 06 Maret 2019 di lingkungan kampus IAIN Palu pukul 09:00 WITA dan 03:00 WITA di depan kantor DPRD Kota Palu bersama dengan organisasi luar kampus dan ketua-ketua BEM sekota Palu, dan gelombang ke 2 akan dilaksanakan pada Jumat, 08 Maret 2019 di Kantor DPRD Kota Palu.

Risma selaku korlap dalam kegiatan tersebut saat di temui LPM Qalamun, mengatakan bahwa dengan di adakannya kegiatan ini maka perempuan yang berada di lingkungan kampus IAIN Palu, harus sadar akan situasi dan kondisi perempuan saat ini.

“Perempuan sekarang harus sadar akan situasi dan kondisi saat ini bahwa perempuan-perempuan di negara kita saat ini sedang tidak baik baik saja, baik dalam sektor pendidikan, ekonomi, politik, dan juga budaya,” ujarnya.

Risma juga mengatakan bahwa akar dari permasalahan ini adalah adanya budaya barat yaitu budaya feodal patriarki yang sudah tertancap di pikiran masyarakat saat ini dan sulit untuk di kikis oleh orang-orang.

“Budaya feodal patriarki adalah budaya barat yang menganggap perempuan itu hanya kerja sebagai ibu rumah tangga dan menganggap perempuan itu lemah, bahkan menganggap perempuan itu hanya di jadikan sebagai objek seksual, dan perempuan akan semakin merasa terbelakang jika budaya feodal patriarki itu tidak di kikis secara pelan pelan”, ungkapnya.

Fiola, selaku aktifis kampus IAIN Palu juga menitip pesan kepada seluruh wanita baik di lingkungan kampus ataupun di luar, agar bangkit untuk menyuarakan hak sebagai perempuan.

“Didalam Al-Quran wanita itu sangat di muliakan, tetapi faktanya banyak wanita sekarang hanya di jadikan sebagai pajangan dan pemuasan nafsu laki-laki maka dari itu marilah kita bangkit mengeluarkan aspirasi, dan menyuarakan hak hak kita kembali, jika kita hanya diam maka sama saja kita membiarkan diskriminasi perempuan terjadi terus menerus, dan budaya patriarki akan masuk ke indonesia,” ujarnya.

Wartawan: Mly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.