Rawat Persatuan NKRI: Wisdome Institue Gelar Bincang Bersama Mantan Teroris

PALU, LPMQALAMUN.id- Wisdome Institute gelar bincang-bincang bersama mantan narapidana Poso bertempat di Zamrud hotel Palu, Sulawesi Tengah. Sabtu, (31/08/2019).

Kegiatan yang digelar oleh Dekan Fakultas Ushuluddin Adab & Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu Dr.H.Lukman S.Thahir sekaligus merupakan Direktur Wisdome Institute ini mengusung tema “Merajut Perdamaian Untuk Indonesia Lebih Adil dan Bermartabat”.

Narasumber pada kegiatan ini menghadirkan 4 orang mantan narapidana teroris Poso yang sudah bertranformasi menjadi kafilah pejuang perdamaian poso serta dihadiri oleh peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa di kota Palu.

Lukman mengatakan tujuan diadakannya kegiatan ini ialah untuk memperkenalkan kepada masyarakat Kota Palu, khususnya Sulawesi Tengah dan di Indonesia pada umumnya bahwa ada satu kelompok yang bertransformasi identitas dari seorang teroris menjadi seorang kafilah pejuang perdamaian kemudian mereka bekerja untuk kepentingan kemanusiaan serta dapat mengajak masyarakat dan teman-teman mereka yang belum tersentuh dengan pemahaman keIndonesiaan dan kebangsaan sehingga dapat memahami wawasan kebangsaan tersebut.

“Tujuannya yang pertama itu untuk memperkenalkan diri mereka bahwa di Indonesia ini ada satu kelompok yang mereka bertransformasi identitas, dari seorang teroris kemudian menjadi kafilah pejuang perdamaian, yang kedua kita bertujuan juga bahwa mereka ini bekerja untuk kepentingan kemanusiaan, untuk kepentingan perdamaian di Indonesia dan terutama untuk dunia, jadi mereka yang pernah mengalami perilaku katakanlah dulu seorang teroris yang memikul senjata sekarang ini mereka sebagai seorang pejuang pelopor perdamaian dengan memikul kemanusiaan, dan yang ketiga dengan tampilnya mereka Juga dapat mengajak teman-teman mereka yang belum tersentuh dengan persoalan keindonesiaan dan kebangsaan , mereka yang masih berpegang pada ideologinya dan komunitas mereka, mereka ini yang nanti yang akan bisa menggarap,” ujarnya saat ditemui LPM Qalamun.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini bukan hanya dilasksanakan oleh wisdome institut saja akan tetapi oleh organisasi-organisasi sosial keagamaan serta dukungan dari pemerintah.

“Yah kita berharap kerjaan kita ini jangan cuma wisdome institute yang melakukan tapi semakin banyaklah organisasi-organisasi sosial keagamaan termasuk pemerintah lewat BNPT atau FKPT betul-betul mengajak mereka sebagai kafilah perjuangan perdamaian itu untuk melibatkan diri bersama-sama dengan mereka sehingga mereka juga menjadi termotivasi atau mendapat dukungan dari masyarakat Sulawesi Tengah,” harapnya.

NP : Ae

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *