Home Berita SDMN Dan FPR Sulteng Adakan Aksi Konsolidasi Isu Monopoli Tanah Di Sulteng

SDMN Dan FPR Sulteng Adakan Aksi Konsolidasi Isu Monopoli Tanah Di Sulteng

176
0

PALU, LPMQALAMUN.id– Organisasi Serikat Demokratis Mahasiswa Nasional (SDMN) dan Front Perjuangan Rakyat (FPR) Sulteng melakukan aksi konsolidasi di pelataran gedung SBSN. Rabu, (16/10/2019).

Aksi konsolidasi tersebut mengangkat isu: “Negara Harus Bertangung Jawab atas Bencana Asap Di Kalimantan Dan Sumatera Serta Sistem Monopoli dan Perampasan Atas Tanah Yang Terjadi Dibeberapa Daerah Sulawesi Tengah”.

Fikram selaku kordinator lapangan (Korlap) saat ditemui LPM QALAMUN menyampaikan.

“Perampasan tanah atau monopoli dimana-mana terjadi, seperti yang terjadi di Donggala yaitu salah satu lahan persawahan yang padinya tinggal menunggu 2 hari lagi sudah panen itu digusur,” tegasnya.

“Disigi ada kejadian perampasan tanah yang akan di jadikan lahan sawit sekitar 2000 Hektar,” tambahnya

Aksi akan dilanjutkan pada tanggal 17-20 Oktober 2019 kedepan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Disamping itu salah satu mahasiswa Institut agama islam negeri (IAIN) Palu mengharapkan agar melalui aksi ini aspirasi rakyat akan tersampaikan.

“Aksi konsolidasi yang dilakukan oleh SDMN dan FPR Sulteng ini, sangatt perlu di apresiasi karena membawa aspirasi dari masyarakat, jadi kiranya kita sebagai mahasiswa juga harus bergerak lebih maju walaupun monopoli tanah bukan berdampak pada Rektorat tapi kita sebagai mahasiswa,” ujarnya.

“Karena sebagian besar mahasiswa adalah anak dari kaum tani dan bencana asap yang terjadi dikalimantan dan sumatera agar segera ditindak lanjuti oleh negara,” tambahnya.

Wartawan : Mr/Tr/JUM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.