Home Berita Akreditas Jurusan Mati, Mahasiswa PBA Terancam Tidak Wisuda

Akreditas Jurusan Mati, Mahasiswa PBA Terancam Tidak Wisuda

11
0

PALU,LPMQALAMUN.id– Akreditasi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) mati mengakibatkan sejumlah mahasiswa terkendala untuk menyelesaikan studi akhir dalam proses perkuliahan. Jumat, (01/11/2019).

Berdasarkan data dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) menyatakan bahwa akreditasi Jurusan PBA berakhir pada tanggal 19 juni 2019, dan sudah ada usaha maupun upaya untuk memperbaharui nilai akreditas tersebut.

Titin Fatimah selaku Sekretaris Jurusan saat ditemui Crew LPM Qalamun mengatakan bahwa usaha untuk membuat Surat Keputusan (SK) borang akreditasi Jurusan PBA, sudah dilakukan sejak bulan Juni 2018. namun ditahun yang sama, nama beliau juga terdaftar sebagai tim pembuatan SK borang Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) .

“Awalnya saya menolak pekerjaan tersebut karena saya juga memiliki tugas terkait borang akreditasi Jurusan saya sendiri yaitu PBA . namun, pada akhirnya saya tetap membantu mengingat saudara saya yang ada di Jurusan PAI,” ujarnya.

Beliau juga menyamapaikan akreditasi PAI pun keluar di bulan September 2018 namun setelah lima hari memulai kembali pengurusan akreditasi Jurusan PBA, kampus tertimpa bencana, sehingga semua berkas yang hampir rampung hilang.

“Akhirnya pada bulan September 2018 keluarlah akreditasi baru Jurusan PAI, dan selang lima hari pengerjaan borang Jurusan PBA, IAIN Palu tertimoa bencana Tsunami dan menghilangkan semua berkas yang telah 80% rampung,” tambahnya.

Borang akreditasi tersebut merupakan alat untuk mengumpulkan dan mengungkap data serta informasi yang digunakan oleh BAN-PT untuk menilai mutu dan kelayakan institusi perguruan tinggi.

Namun, sesuai dengan peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi UU Pasal 28 nomor 100 perguruan tinggi yang tidak terakreditasi kembali maka

  1. Tidak dapat menyelenggarakan proses belajar mengajar
  2. Tidak diperbolehkan menerima mahasiswa baru
  3. Tidak diperbolehkan meluluskan mahasiswa ataupun menyelenggarakan wisuda

Namun Titin mengaku telah meminta perpanjangan masa akreditasi dan sedang menunggu tim assesor karena SK borang telah dikirim sejak bulan Maret 2019.

“Saya akui bahwa untuk saat ini Jurusan kami akreditasinya mati, akibatnya Mahasiswa PBA hanya bisa mengikuti ujian yang ada namun belum bisa di Yudisium maupun Wisuda,” ujarnya.

Titin juga berpesan agar mahasiswa PBA segera menyelesaikan ujian skripsi dan proposal sehinga jika nanti akreditas telah keluar, semuanya sudah siap untuk di yusdisum maupun wisuda.

WARTAWAN : JUM/AMG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.