Home Berita Problematika Pindahnya Mahasiswa FTIK Ke kampus II

Problematika Pindahnya Mahasiswa FTIK Ke kampus II

343
0

LPMQALAMUN.id.Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan(FTIK) semester akan menempati Kampus ll Sigi, Pombewe.(02/03/2020)

Aliansi mahasiswa IAIN Palu meminta penjelasan terkait perpindahan mahasiswa FTIK ke kampus ll  IAIN di Pombewe Sigi. Hingga saat ini kejelasan terkait perpindahan tersebut masih menuai pro dan kontra.

Muhammad Idhan selaku dekan FTIK saat di temui langsung aliansi mahasiswa di depan rektorat IAIN menyampaikan penjelasan terkait pemindahan tersebut.

“Kenapa kita kuliah disana, karna beberapa ruangan di kelas darurat itu akan dibongkar dan dibangun kembali bulan maret,tetapi kemarin datang informasi  dari PUPR itu tidak jadi, dan akan di tunda bulan september. Makanya kami dari fakultas akan  merumuskan kembali jadwal yang sudah jadi. Dan semuanya tempat kuliah kita itu ada dikampus 1 “Ujarnya.

Lanjutnya beliau menjelaskan bahwasanya jadwal perkuliahan akan direvisi kembali seperti dulu dikarenakan perubahan kondisi.

“Jadi jadwal itu ada dua karena perubahan situasi itu,dulu kita buat akan kesana terutama yang semester dua,tapi setelah berkembang ini ternyata seperti itu,makanya jadwal sekarang kembali seperti dulu” Tambahnya.

Mengingat pembangunan gedung perkuliahan dikampus II telah selesai dibangun, pihak birokrasi akhirnya mengeluarkan keputusan.

“Cuman karena disana gedung kita sudah jadi, maka kemudian kita putuskan tetap ada perkuliahan disana. Satu hari satu kelas, karena kita satu bus dan nantinya ada jadwal gilir. Contohnya hari senin PAI I, besoknya PAI II,besoknya PAI III” Jelasnya.

Nantinya, jadwal gilir terkait perkuliahan akan dibuat dan semua mahasiswa FTIK akan kebagian, beliau juga menjelaskan gedung dikampus II  akan digunakan semester ini mengingat pembangunan disana telah selesai dan jika tidak digunakan akan rusak.

Perihal transportasi beliau menjelaskan akan ditanggung oleh pihak kampus.
“Tuntutan kalian kemarin itukan kalian siap kesana kalau ada kendaraan, dan sekarang kendaraan itu hanya satu. Satu itulah yang kita pakai mengangkut satu kelas itu” Ujarnya.

Terkait hal ini bertentangan dengan pernyataan beliau pada wawancara sebelumnya dimana ia mengatakan jumlah transportasi ada dua yakni, bus dari pihak kampus dan bus bantuan dari kabupaten sigi.

Wartawan:BTM,VITA,MARS,UPIL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.