Home Puisi AYAH

AYAH

65
0

Puisi karya
Nama : Eka Endah
Jurusan : TBIG (FTIK)
Semester : 4

Ayah..
Sadarkah engkau bahwa kau telah menua?
Kulitmu berkerut,
Penglihatanmu memudar,
Tulangmu mulai tak mampu menopang tubuhmu,
Namun kau tetap berusaha menjadi pelita dalam penerangan kehidupan.

Dari balik bilik, dadaku bergetar getir,
Melihatmu yang rela bekerja keras demi anakmu,
Yang tak pernah kenal lelah banting tulang demi sebuah penghidupan.
Terik matahari yang mampu menusuk kulitmu,
Lalu, gerimis yang mulai menyerbu pun tak kau hiraukan,
Air yang menetes di pelipismu hanya kau biarkan.

Ayah..
Berdosa kah aku yang belum bisa membahagiakanmu?
Durhaka kah aku yang yang sampai detik ini belum bisa mewujudkan harapanmu?
Salah kah aku ayah yang hanya mampu mendoakanmu untuk tetap bisa menikmati karunia sang Tuhan?

Ayah..
Sungguh, engkau selalu ada dalam setiap permohonanku kepada sang Illahi,
Berharap, nafasmu tetap berhembus lembut,
Sampai tiba giliranku yang menebus lelah letihmu.

Dari aku, anakmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.