Home Berita PBAK 2020, Panitia Paksa Tetap Offline

PBAK 2020, Panitia Paksa Tetap Offline

128
0

PALU- LPMQALAMUN.id Rapat persiapan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2020 di IAIN Palu dari kalangan mahasiswa belum sempurna. Kamis, (16/07/2020).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Senat IAIN Palu, Yusril saat di temui crew Lpm Qalamun mengatakan persiapan PBAK dari kalangan mahasiswa otomatis belum terlalu sempurna.

“Karena hari ini masih pemilihan wakil ketua panitia, belum mengenai mekanisme dan penyusunan struktur,” ujarnya.

Namun mengenai konsep PBAK tahun ini sudah didiskusikan oleh mahasiswa yang terkait dalam kepanitiaan.

“Sudah ada konsep yang matang untuk ditawarkan, tetapi belum berani mengeluarkan itu karena belum terbentuk struktur kepanitiaan,” tambahnya.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa melihat aturan yang ada kemungkinan besar PBAK tahun ini akan tetap dilaksanakan secara offline walaupun pihak birokrasi menganjurkan dilaksanakan secara online.

“Walaupun melihat dari beberapa kampus dan kampus kita sendiri menganjurkan secara online, tetapi mahasiswa itu sendiri menganjurkan untuk offline karena ada berbagai dasar yang kita pegang. Pertama, Dirjen Pendis tidak ada menginstruksikan PBAK online. Kedua, sampai hari ini kampus kita juga tidak ada yang terdampak langsung Covid-19 dan mayoritas atau bahkan 100% kepanitiaan sepakat untuk dilaksanakan secara offline,” jelasnya.

Untuk pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) akan dilaksanakan pada bulan Agustus atau September.

“PBAK akan tetap dilaksanakan Agustus atau September tetapi kalau Covid-19 masih berlangsung PBAK akan ditunda,” ujarnya.

Terakhir Yusril mengharapkan dalam melaksanakan kegiatan ini tidak lain untuk pembentukan karakter Mahasiswa baru itu sendiri.

“Harapan PBAK untuk pembentukan karakter, supaya masuk ke IAIN Palu tidak hanya euforia semata karena kampusnya megah di kalangan Sulawesi tengah dan untuk masuknya mereka ke dalam kampus bukan hanya sekedar kuliah tetapi sebagai kontrol sosial di masyarakat,” harapnya.

Wartawan : R & DW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.