Home Puisi Sketsa Nyata

Sketsa Nyata

98
0

Puisi karya
Nama : Audira Putri Permatasari
Jurusan : Ekonomi Syariah/ FEBI
Semester : Dua

Hai kamu, terimakasih ku ucapkan, untuk setiap segala dan sesuatu yang kau beri.
Jika semesta mengizinkan ku ingin menyampaikan langsung pada ibumu, yang sudah berhasil mewariskan sabarnya, dan tak lupa mengatakan dia hebat telah mendidikmu jadi laki-laki yang mengagumkan.

Hai kamu, izinkan aku mengucapkan terimakasih kepada beberapa bagian yang tuhan titipkan didirimu.
Matamu
Mata yang pernah menatapku tajam penuh penjagaan ketika ketiduran dan tidak melakukan apapun.
Mata yang pernah menatapku khawatir saat melukai diriku sendiri
Matamu juga yang pernah menatapku takjub saat sedang diskusi berdua dan mengungapkan setiap argumenku.
Aku suka mata yang tuhan titipkan padamu, aku ingin memiliki pemiliknya

Tanganmu
Tangan yang dulunya sering menggenggam tanganku,
Tangan kekar yang sangat halus itu pernah memelukku saat sedang menangis
Tangan itu juga sering menjagaku saat aku ketakutan
Tangan yang tak pernah membiarkan tanganku menganggur saat sedang diatas motor.
Tangan yang melindungiku dari tetesan air hujan saat berlarian untuk berteduh.

Satu lagi bagian tubuhmu yang sangat tidak ingin ada orang yang menyentuhnya selain aku.
Dada bidangmu, tempat ku bersandar saat dunia seakan-akan ingin runtuh, tempat air mataku tumpah saat kelopaknya tak mampu lagi menahan, tempatku mengeluh, tempatku tertidur, tempatku meluapkan emosiku, aku suka dada bidangmu. Semoga hanya aku satu-satunya yang bisa menikmati itu.

Terimakasih untuk sabar,manis, dan kuatmu mengahadapi perempuan banyak mau ini. Maaf juga selalu menjadi beban untukmu.
Meskipun dari kejauhan, kuucapkan selamat hari kita sedunia.
Selamat menikmati hari-hari penuh rindu.
Semoga semesta lekas membaik dan kembali mempertemukan kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.