Home Berita Keamanan Kampus Perlu Ditingkatkan

Keamanan Kampus Perlu Ditingkatkan

104
0

PALU, LPMQALAMUN.id-Kasus Pencurian Laptop Kepala Jurusan Tadris IPS Institut Agama Islam Negeri Palu (IAIN). Rabu, (02/09/2020)

Kasus pencurian sudah beberapa kali terjadi di kampus IAIN Palu sudah banyak kejadian kecurian seperti helem, sepeda motor bahkan leptop milik pegawai IAIN Palu.

Drs. Thalib M.Pd. saat ditemui Crew LPM QALAMUN di ruangannya menuturkan bahwa saat terjadinya pencurian tersebut Satpam yang berugas di kampus sedang berkumpul di Pos mereka, dan tidak berada di area tempat pencurian laptop itu.

“Mungkin mereka piket disini aman-aman saja, padahal biasanya mereka menjaga motor yang terparkir didepan gedung Tarbiyah, dan juga karena melihat pukul 16:00 mereka kumpul di pos mereka saja,” tuturnya.

Beliau pun mengatakan bahwa wajah pencuri dan plat motor tak nampak jelas dari rekaman cctv, juga sampai saat ini beliau belum melaporkan kepihak yang berwajib.

“Plat motornya tidak terdeteksi, kemudian pelaku memakai masker wajahnya tak dapat terdeteksi dan mahasiswa yang lainpun saat menyaksikan cctv tidak ada yang mengenal pelaku tersebut. Jadi kita tidak tahu apakah itu mahasiswa atau bukan,” ujarnya.

“Saya mau lapor ke Polisi hanya belum sempat, tugas utama kitakan di kantor itu kewajiban sedangkan ini soal pribadi ingat sumpahnya KOPRI itu mementingkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi. Ibarat ajal mungkin sudah waktunya yasudahlah, asal kita sudah berusaha,” tambahnya.

Beliau juga mengatakan sudah 25 tahun mengabdi di IAIN Palu dari tahun 1994 baru ini terjadi, jadi untuk pengamanan diwaktu-waktu begitu satpam harus jalan terutama ditempat-tempat rawan.

Thalib berharap kedepannya satpam itu jalan bukan hanya kumpul di Pos, juga harus sangat perlu latihan kepekaan sebab sangat berpengaruh pada lingkungan.

Disamping itu menurut penuturan salah satu satpam yang bertugas di IAIN Palu yakni Pak Habil mengatakan sebenarnya ini kelalaian dari si korban, barang berharga kok ditaruh di motor.

“Pencuri itu selalu dapat memanfaatkan kesempatan yang ada, jadi untuk para pegawai kalau bawa barang berharga jangan hanya ditaruh di motor sekalipun ada satpam sebab satpam tugasnya bukan hanya satu,” tegasnya.

Habil pun meminta agar CCTV yang ada di kampus harus ditambah lagi jumlahnya sebab satpam tak sepenuhnya dapat mengawasi setiap sudut yang ada di kampus.

“CCTV harus ditambah untuk membantu kami karena satpam ini tugasnya bukan hanya satu, kami kalau sore menghendel kendaraan para pegawai dipintu keluar agar tidak tabrakan,” ujarnya.

Habil pun membantah bahwa mereka itu tidak ada berkumpul di pos.

“tidak berkumpul, saya disini sendiri menghendel, sebab jika tidak dihendel nanti dapat protes lagi dari pihak kampus sebab kamipun dipantau dari rektorat. Satpam itu hanya ada 6 orang, dan terbagi menjadi 3 pos masing–masing pos ada 2 orang yang berjaga, dan saat itu saya di pos sini sendiri, teman saya sedang menyalakan lampu kampus, karena tidak ada kecurigaan pencuri apalagi diwaktu sore dan orang pun sudah mulai sunyi di kampus,” jelasnya.

“Satpam ditambah agar jam siftnya berkurang, lelah juga jaga 12 jam kan mungkin bisa 8 jam kerja, tak mengapa sih kerja 12 jam asal satpam jumlahnya banyak dan disetiap ruangan ada cctv,” harapannya.

Wartawan RSU & Adr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.