Home Berita HMJ PS adakan Seminar Nasional bersama Bank Indonesia

HMJ PS adakan Seminar Nasional bersama Bank Indonesia

93
0

PALU, LPMQALAMUN.id – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah (PS) melaksanakan seminar Nasional UPK 75 Pemersatu Bangsa secara offline dengan peserta terbatas. Minggu, (29/11/2020).

Seminar Nasional adalah kegiatan yang dilakukan guna membahas suatu masalah di bawah pimpinan ahli (guru besar atau pakar). Dalam hal ini Himpunan Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah menjalain kerjasama langsung dengan Bank Indonesia. Seminar ini mengusung tema “Improving Financial For Gold Generation”.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua panitia pelaksana seminar Perbankan Syariah saat ditemui crew LPM Qalamun, Fadhel Muhammad mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya seminar ini adalah untuk mengedukasi generasi milenial tentang penggunaan UPK 75, serta memberikan pemahaman kepada generasi milinial tentang pentingnya perekonomian bagi perkembangan Indonesia.

“Di Seminar ini mampu mengedukasi para generasi milenial yang akan datang tentang penggunaan uang UPK 75 ini serta dapat meningkatkan kesadaran perkembangan keuangan kedepannya dikarena kita adalah generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Kemudian ia menjelaskan alasan memilih tema seminar tersebut karena keuangan merupakan bagian terpenting dalam perekonomian negara dan juga untuk mensyukuri kemerdekaan.

“Mengapa kita memilih tema itu karena kita tahu bahwa keuangan merupakan bagian terpenting dalam perekonomian negara, apalagi kita ini anak muda yang menjadi tongkat estafet nantinya yang akan meneruskan keuangan dan kita harus eksis dalam mengetahui perkembangannya sebagai anak muda dan ikut andil dalam mensyukuri kemerdekaan,” tambahnya.

Adapun mengenai kendala bahwa disetiap kegiatan pasti mempunyai masalah tersendiri tetapi dengan kerja sama panitia semua bisa diselesaikan.

“Disetiap membuat kegiatan tentunya mempunyai masalah tersendiri tapi, Alhamdulillah karena kerjasama dari kepanitiaan dan teman-teman yang lain, Alhamdulillah masalah-masalah bisa terselesaikan,” ungkapnya.

Selanjutnya, dalam laporannya ia mengatakan bahwa seminar ini dibuka untuk umum tetapi dalam jumlah yang terbatas yaitu dengan dihadiri oleh 50 peserta.

“Kurang lebih jumlah peserta kami batasi 50 orang,” ujarnya.

Terakhir beliau berharap agar peserta yang mengikuti kegiatan seminar ini dapat mengambil manfaat karena materi tersebut langsung dibawakan oleh Bank Indonesia. Selain itu, dia juga berharap kepanitian dapat menambah pengalamannya.

“Semoga para peserta dapat mengambil manfaat karena pematerinya langsung dari Bank Indonesia dan semoga teman-teman yang lain juga dari kepanitiaan bisa menambah pengalaman mereka sebagai kepanitian,” harapnya.

Wartawan :June,Hemhem,Tea,Tulip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.