Beranda Berita SEMA FEBI Gelar Kongres Yang Ke II

SEMA FEBI Gelar Kongres Yang Ke II

376
0

PALU, LPMQALAMUN.id –Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu melaksanakan kegiatan Kongres yang Ke II pada Minggu (27/12/2020).

Kongres yang berlangsung di gedung FEBI lantai tiga ini mengusung tema “Penguatan Peran dan Fungsi OKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Sebagai Wadah Aspirasi, Edukasi, dan Menghasilkan Pemimpin yang Berintegritas Tinggi Demi Pengembangan Ekonomi dan Bisnis di Era Digital”.

Ketua Panitia, Santriawan Handanil mengatakan tema yang diangkat dimaksudkan untuk menguatkan peran dan fungsi OKM di tataran FEBI IAIN Palu.

“Penguatan peran disini bagaimana FEBI bisa memilih pemimpin yang berperan langsung didalam pengembangan Fakultas ekonomi dan bisnis Islam kedepannya,” ujarnya.

Menurutnya, kongres yang digelar tiap tahun tersebut bertujuan untuk mendapatkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi OKM FEBI menjadi lebih baik.

Sementara itu, Ketua SEMA FEBI periode 2020, Moh Fitrah Ramadhan belum bisa memastikan kapan kongres pemilihan pemimpin OKM di lingkungan FEBI akan selesai.

“Target kami 27-29 Desember 2020 atau tiga hari selesai, namun kita akan melihat situasi dan kondisi kalau memang tidak memungkinkan maka akan ditambah maksimalnya lima hari,” ungkapnya.

Ia juga berharap agar pemimpin yang terpilih nantinya mampu menerapkan tipe kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yakni As-Sidiq, Fatanah, Amanah, dan Tabligh untuk kepengurusan selanjutnya.

“As-Sidiq yaitu Jujur, Fatanah yaitu cerdas, Amanah yang mana ini sangat penting, kemudian terakhir Tabligh artinya penyampaian atau koordinasi yang dibangun baik oleh kepengurusan kedepan,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Kongres FEBI IAIN Palu kali ini menghadirkan 20 orang delegasi dari Himpunan Jurusan Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah.

Wartawan : Shaf, Blurr, dan Rain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.