Beranda Berita KKN Gelombang Kedua IAIN Palu Kembali Dilaksanakan Secara Online

KKN Gelombang Kedua IAIN Palu Kembali Dilaksanakan Secara Online

444
0

PALU, LPMQALAMUN.id– Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang kedua secara daring (Dalam Jaringan). Senin, (04/01/2021).

Ismail Pangeran selaku panitia pelaksana KKN 2021 saat ditemui oleh crew LPM Qalamun mengatakan bahwa KKN kali ini akan dilaksanakan pada semester genap selama 1 bulan penuh.

KKN Gelombang kedua ini juga akan dilaksanakan secara daring dan DR (Dari Rumah) masing-masing mahasiswa, dikarenakan pandemi yang masih terus berlanjut sehingga dilaksanakan secara online.

“Kita masih melihat situasi di tahun 2021 ini karena sekarang semua kembali ke online lagi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa persiapan kali ini lebih mengutamakan kesiapan dari mahasiswa yang akan melaksanakan KKN.

“Yang harus mempersiapkan diri itu bukan panitia, tetapi mahasiswa, karena dalam pelaksanaan KKN ada beberapa persyaratan yang harus di lalui, antara lain melunasi UKT dan standar penyelesaian akademik itu minimal 120 SKS,” katanya

“Setelah dua persyaratan tersebut tercapai maka dia bisa mendaftar melalui siakad,” tambahnya.

Menurutnya, KKN pada tahun ini tidak memiliki kendala dan justru memiliki banyak kemudahan karena dilakukan secara online.

“Kalau kita kembali ke KKN online sebenarnya tidak ada tantangannya karena dilaksanakan dari rumah dan tidak berbentuk posko maka dari itu pembuatan laporannya berbeda,” tegasnya.

Terakhir ia berharap agar mahasiswa yang melaksanakan KKN gelombang kedua ini bisa sukses, walaupun di masa pandemi seperti saat ini

“Semoga mahasiswa yang melaksanakan kegiatan KKN gelombang kedua bisa sukses dalam rangka memberdayakan mahasiswa di saat pandemi dan mempunyai jasa pada masyarakat misalnya melakukan kampanye atau sosialisasi terkait covid-19,”  harapnya

Wartawan : NL,fby,sugar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.