Beranda Opini Problematika Akreditasi Jurusan KPI

Problematika Akreditasi Jurusan KPI

206
0

Opini : Yana Astria
Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam / Sem. 5

Akreditasi merupakan penentuan standar mutu dan penilaian suatu lembaga pendidikan (pendidikan tinggi) oleh pihak di luar lembaga yang independen. Akreditasi juga diartikan sebuah upaya pemerintah untuk menstandarisasi dan menjamin mutu alumni perguruan tinggi sehingga kualitas lulusan antara perguruan tinggi tidak terlalu bervariasi dan sesuai kebutuhan kerja.

Dari berita yang kami baca landasan dari akreditasi sebuah institusi pendidikan yakni Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Pasal 60 dan 61). Undang-undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen (Pasal 47) Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Pasal 86,87, dan 88). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 28 Tahun 2005 tentang Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Dalam perkembangan suatu instansi tentunya tidak mudah untuk mencapai suatu tujuan yang dapat di akui oleh khalayak ramai, begitupun dengan jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) ada banyak hal yang dilalui oleh jurusan kami sehingga hampir 2 tahun lamanya proses peningkatan akreditasi ini baru dapat tercapai.

Seperti yang kita ketahui bersama, akreditasi erat kaitannya dengan standar mutu dan parameter kelayakan dalam menyelengarakan program-program yang ada dalam sebuah lembaga pendidikan misalnya, disini lebih menitikberatkan Universitas atau Institut termaksud IAIN Palu. Pada tanggal 23 oktober seharusnya masa berlaku akreditasi kami berakhir, yang mana sebelumnya akreditasi kami (KPI) itu telah mendapatkan nilai B dengan point 305. Point ini masih terbilang sangat rendah dari yang seharusnya ditargetkan, di tahun 2018 kota Palu terkena bencana alam pada bulan September dan kampus IAIN Palu sendiri mendapatkan dampak yang cukup besar sehingga semua data, arsip, dokumen, dan segala hal-hal yang berkaitan dengan akreditasi jurusan semua hilang pada saat terjadinya bencana tersebut. Jika saja pada tahun 2018 itu kota Palu tidak mengalami musibah gempa bumi, mungkin saja jurusan kami (KPI) telah mendapatkan akreditasi B dan tentunya pada saat itu para senior kami tidak harus menunda proses wisuda. Akibat lambatnya proses pengiriman berkas yang membuat akreditasi KPI menurun yang disebabkan telah mencapai batas kadarluasa dari jurusan ini sendiri.

Karena masa tenggang pada waktu itu. Maka di ambilah kebijakan dari BAN-PT mengeluarkan SK atau keputusan sementara terkait akreditasi jurusan yang belum di asesmen lapangan termaksud KPI dan dia dapatnya C.

Kenapa dapat C?

Seandainya KPI tidak mengirim berkas terlambat di luar batas waktu yang ditentukan pasti masa berlaku akreditas bisa memakai akreditas sebelum nya.

Sebenarnya bukan hanya jurusan kami saja yang akreditasinya kadarluasa, melainkan ada 5 jurusan di kampus IAIN Palu itu sendiri. Diantara ke 5 jurusan ini ada 4 jurusan yang mengalami keterlambatan dalam pengiriman berkas tersebut, ke 4 jurusan yang lambat dalam mengirimkan berkasnya secara otomatis akreditasinya menurun menjadi C tanpa adanya asesmen lapangan akreditasi ini akan tetap menjadi C sampai asesmen lapangan itu turun untuk menilai jurusan tersebut.

Namun dengan adanya bencana 2018, BAN-PT memberikan kebijakan selama 6 bulan kepada jurusan kami (KPI) untuk kembali merampugkan hal-hal yang sempat tertuda akibat bencana tersebut, kebijakan yang diberikan hanya sampai pada bulan maret 2019. Di akhir tahun 2019 seharusnya dijadwalkannya proses pengakreditasian jurusan KPI namun pada akhir hingga awal tahun 2020 timbulah wabah covid-19 yang melumpuhkan hampir seluruh aktivitas perkuliahan, hingga pada akhir 2020 kami mendapatkan jadwal untuk. Saya beserta teman-teman juga senior yang masih terdaftar di jurusan KPI ikut andil dalam hal ini, mulai dari proses persiapan hingga tiba di hari penilaian tersebut.

Berdasarkan hasil dari penilaian tim asesmen, akhirnya jurusan KPI kembali mendapatkan akreditasi B, kami tentunya sangat bersyukur dengan pencapaian ini. Pencapaian mahasiswa dapat dilihat dari gelar yang diterimanya, jika saja saat itu akreditasi KPI masih C maka tentu saja mahasiswa sama saja mendapatkan gelar seperti siswa dan tentu saja senior kami yang saat itu hendak melangsungkan proses wisuda akan tertunda lagi sampai jurusan ini benar-benar mendapatkan akreditasi B.

Ada begitu banyak kendala yang kami hadapi untuk menaikan kembali akreditasi jurusan kami, namun saat ini kamipun terus berupaya untuk menaikan lagi akreditasi jurusan ke A sehingga jurusan ini dapat di perhitung dalam menarik minat siswa untuk bergabung di kampus IAIN Palu.

Salamkomunikasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.