Home Berita IAIN Palu Akan Berlakukan Pemotongan UKT Semester Genap

IAIN Palu Akan Berlakukan Pemotongan UKT Semester Genap

1746
0

PALU, LPMQALAMUN.id – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu akan kembali mengeluarkan kebijakan pemotongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang terdampak Covid-19. Senin, (11/01/2021).

Dalam rangka meringankan beban mahasiswa yang terdampak Covid-19, Direktorat Pendidikan Tinggi Agama Islam (Diktis) Kementrian Agama (Kemenag) mengeluarkan kebijakan pemotongan UKT dan menyerahkannya kepada masing-masing PTKIN untuk menentukan mekanisme pemotongan.

Abidin Djafar selaku Wakil Rektor 1 saat ditemui Crew LPM Qalamun mengatakan skema pemotongan UKT semester ini terbagi menjadi 3 bagian dengan berbagai syarat tertentu.

“Jadi sudah diputuskan skema kita sekarang ini, ada pemotongan 20%, pemotongan 50%, dan pemotongan 100%,” ujarnya.

“Yang dapat pemotongan 20% adalah mahasiswa semester 2, 4, dan 6. Kalau yang 50% untuk mahasiswa semester akhir, yakni semester 8, dan yang 100% untuk mahasiswa yang terpapar Covid-19,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa mahasiswa yang akan mendapatkan pemotongan UKT terlebih dahulu melengkapi persyaratan yang ditentukan oleh pihak kampus.

“Melampirkan syarat-syarat dan bukti bahwa benar terdampak covid-19 melalui scan surat-surat menyangkut penurunan pendapatan usaha, penutupan tempat usaha dan juga mengisi formulir sampai dengan batas waktu yang ditentukan,” tegasnya.

Adapun mahasiswa yang terdampak Covid-19 dan sudah membayar UKT lebih awal sebelum adanya pemotongan ini, akan menerima pemotongan UKT di semester berikutnya.

“Bagi mahasiswa yang telah membayar UKT lebih awal akan mendapatkan pemotongan di semester berikutnya, karena tidak boleh ada penarikan tanpa alasan proposal sebab uang langsung masuk ke negara,” ucapnya.

Terkait informasi lebih lanjut dan mekanisme pemotongannya, ia mengatakan dalam waktu dekat akan dikeluarkan melalui surat edaran Rektor IAIN Palu.

Terakhir ia berharap agar mahasiswa bersyukur atas kebijakan pemotongan UKT, dan bersabar dengan kondisi pembelajaran saat ini.

“Pertama, kita bersyukur dan berterima kasih kepada Kemenag termasuk IAIN Palu, kita berhasil memperjuangkan itu jadi dipotong lagi. Kedua, ikuti saja kuliah dengan sistem kita ini, insyaAllah ada hikmahnya,” harapnya.

Wartawan : Philos , Shaf , Indah, Blurr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.