Beranda Cerpen Kisah Pak Surdin Seorang Nelayan Buta Yang Penuh Inspirasi

Kisah Pak Surdin Seorang Nelayan Buta Yang Penuh Inspirasi

184
0

Cerpen : Moh. Yusril Alfareza
Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam / Sem. 5

Laki – laki yang akrab disebut Pak Surdin itu, adalah seorang Nelayan di Provinsi Sulawesi Tengah,Kabupaten Parigi Moutong, lebih tepatnya di Desa Ogolugus, Kecamatan Ampibabo.

Pak Surdin lahir tanggal 01 Maret Tahun 1963, di Paringgi. Laki – laki berusia 57 Tahun itu, memiliki kondisi kebutaan pada matanya sejak tahun 1989, atau telah buta selama 21 Tahun. Yang menurut kita, dengan kondisi seperti itu tidak seharusnya menjadi seorang Nelayan.

Namun dengan kondisi yang terjadi, tidak pernah sekalipun menyurutkan semangat Pak Surdin atau berhenti dari profesi yang ia geluti sejak di bangku kelas 3 Sd, sebagai seorang Nelayan. Anaknya pun telah melarangnya untuk tidak berkerja lagi sebagai seorang Nelayan dengan Alasan berbahaya, Tapi Pak surdin tetap ingin melakukannya.

Walaupun tubuhnya sudah tidak muda lagi, pak surdin masih terampil dalam melakukan pekerjaannya. Seperti, mengendalikan Perahu ataupun menjala Ikan.

Pak Surdin mengatakan bahwa, ketika hendak pergi menangkap ikan dilaut, ia ditemani oleh anak atau cucu – cucunya. Namun mereka hanya menuntunnya, kearah Laut, selebihnya ia melakukannya sendiri.

“ saya pergi turun memancing biasanya di temani oleh anakku atau cucuku, tapi mereka haya menunjukan jalan ke laut saja. Selebihnya saya lakukan sendiri. Mulai dari mengayuh perahu, menabur Jala Ikan, menangkap ikan bahkan mengambil semua ikan saya lakukan sendiri. Dan itu saya lakukan setiap hari, selama 20 tahun terakhir.

Pak Surdin juga mengatakan bahwa, dia melakukan semua itu hanya menggunakan perasaannya saja. Bahkan ia telah tau jikalau jala ikannya sudah berhasil menangkap Ikan.
“ Karna kondisi saya yang buta, saya biasa menggunakan perasaan saya sendiri. Mungkin karna telah terbiasa “ Kata pak nurdin.

Dari kisah Inspiratif Pak Surdin, seakan kita tertampar bahwa Usia bukanlah halangan dan kekurangan bukanlah hambatan untuk tidak lagi Berkerja, selagi Tuhan masih berikan Kesehatan kepada kita semua. Sehat selalu Pak Surdin.

Ket : foto Pak surdin ketika di wawancarai di Rumahnya, pada tanggal 09 Januari 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.