Beranda Berita Belum Ada Kejelasan, Aliansi Mahasiswa IAIN Palu kembali Gelar Aksi Unjuk Rasa

Belum Ada Kejelasan, Aliansi Mahasiswa IAIN Palu kembali Gelar Aksi Unjuk Rasa

219
0

PALU, LPMQALAMUN.id – Aliansi Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu kembali melakukan aksi dengan membawa beberapa tuntutan. Jum’at, (19/02/2021).

Diketahui Aliansi mahasiswa IAIN Palu melakukan aksinya di depan gedung Rektorat IAIN Palu pagi hari tadi. Mereka menuntut beberapa tuntutan kepada pihak Birokrasi diantaranya perpanjangan kembali pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), Pembebasan UKT bagi Febri mahasiswa IAIN Palu yang mengalami disabilitas, kejelasan mengenai nama nama mahasiswa yang menerima pemotongan UKT dan kejelasan mengenai kuliah offline.

Moh. Shadiq Muntashir selaku Presiden Mahasiswa (PRESMA) mengatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk meminta kejelasan terkait beberapa permasalahan yang dialami oleh mahasiswa IAIN Palu.

“Melihat banyak teman teman yang mengeluh karena susahnya mencari uang pembayaran UKT sedangkan perpanjangan sangat singkat, lalu mengenai verifikasi berkas pemotongan UKT tahap kedua ,kemudian beasiswa dari mahasiswa atas nama Febri, serta kapan dilaksanakan kuliah offline,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak birokrasi tidak memberi kejelasan mengenai tuntutan tuntutan para mahasiswa sebelumnya yang akhirnya menimbulkan berita yang simpang siur.

“kita minta kuliah offline karena jika kita tetap melakukan kuliah online maka kita meminta pemberian kuota, kemudian verifikasi tahap kedua  pemotongan UKT yang hanya dijanji janji oleh pihak birokrasi dan dari kami selalu mengontrol namun tetap tidak ada kejelasan,” ungkapnya.

“Ada yang bilang sudah di verifikasi, disisi lain ada yang mengatakan hari senin bahkan ada yang memberi tahu kami masih dalam proses pengerjaan. Ini jadi tumpang tindih dan memancing kita melakukan aksi,” tambahnya.

Kendati begitu, setelah aliansi mahasiswa melakukan audiensi dan negosiasi dengan pihak Birokrasi termasuk bersama Wakil Rektor 3, Ia mengungkapkan bahwa akhirnya tuntutan tadi diterima.

“Alhamdulillah semua tuntutan dipenuhi, kuota di jamin, pembayaran UKT diperpanjang sampai tanggal 26 Februari, hasil verifikasi berkas tahap kedua akan segera keluar, dan Febri akan menerima bantuan UKT,”  jelasnya.

Terakhir Ia berharap kepada pihak kampus agar lebih memperhatikan mahasiswanya dan bekerjasama untuk kampus yang lebih baik ke depan.

“Saya berharap kampus lebih memperhatikan dan mempertimbangkan menentukan kebijakan, jangan nanti teman teman mahasiswa turun baru semua di indahkan dan diperjelas,” harapnya.

“Kami juga berharap pihak kampus mau beradu gagasan dan tukar pikiran dengan kami agar kampus menjadi lebih baik dan menyesuaikan dengan kondisi mahasiswa saat ini,” tambahnya

Wartawan : Nin, Fhyk, Qafiya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.