Beranda Berita Kelas Advokasi DEMA FTIK, Hadirkan 5 Narasumber Intelektual

Kelas Advokasi DEMA FTIK, Hadirkan 5 Narasumber Intelektual

317
0

PALU, LPMQALAMUN.id – Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (DEMA-FTIK) menyelenggarakan seminar Kelas Advokasi. Jumat, (09/04/2021).

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula FTIK, dengan mengusung tema “Membangun Jiwa Advokasi Sebagai Upaya Pengembalian Identitas Mahasiswa”. Dan dibuka langsung oleh Ketua Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), Sjakir Lobud S.Ag., M. Pd.

Fitriyani selaku ketua DEMA FTIK mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk pola pikir mahasiswa yang kritis.

“Tujuannya agar mahasiswa itu kembali kritis dalam cara pemikirannya. Sehingga mahasiswa lebih aktif dalam mengawasi setiap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan dari pemerintah,” ungkapnya.

Menurut laporan kepanitiaan, peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 30 orang yang mayoritas terdiri dari sejumlah mahasiswa IAIN Palu.

Salah satu pemateri, Moh. Irwansyah berharap agar kegiatan ini dapat mengembalikan status seorang mahasiswa dalam mengamati setiap perkembangan dalam dunia politik dan kampus.

“Saya secara pribadi berharap bagaimana kegiatan ini dapat menghidupkan kembali status dan roh roh kemahasiswaan, yang kemudian mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk mengontrol dan mengevaluasi setiap perubahan dinamika politik di indonesia,” tuturnya.

Kegiatan ini ditargetkan akan berlangsung selama dua hari  dimulai  tanggal 9 -10 April 2021. Adapun pemateri dalam kegiatan kelas advokasi ini, sebagai berikut :

1. Muhammad Sahrul, S. Sos (Presma IAIN Palu 2015)
2. Moh Takdir  S.E  (Presma IAIN palu 2018).
3. Moh Fahmi Ramadhan (Ketua cabang GMNI kota Palu 2021).
4. Ryan Tb (Ketua Rayyon Syariah 2017-2019)
5. Moh. Irwansyah ( ketua advokasi PPMI 2020).

Wartawan : Syam, Sugar, Smile,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.