Beranda Berita Bawa 3 Tuntutan Umum, Aliansi Mahasiswa IAIN Palu Demo Di Depan Rektorat

Bawa 3 Tuntutan Umum, Aliansi Mahasiswa IAIN Palu Demo Di Depan Rektorat

368
0

PALU, LPMQALAMUN.id – Aliansi Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu melakukan aksi di depan gedung Rektorat dengan membawa beberapa tuntutan. Senin, (21/06/2021).

Aksi ini bertujuan untuk memintai kejelasan pihak Birokrasi kampus terkait isu isu yang beredar dikalangan mahasiswa yang hingga kini masih simpang siur kabarnya.

Diketahui, pada aksi ini aliansi mahasiswa IAIN Palu membawa 3 tuntutan umum. Diantaranya :

1. Keadilan penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk Mahasiswa Baru (Maba)
2. Transparansi anggaran
3. Percepatan migrasi data Sistem Informasi Akademik (Siakad)

Tuntutan lainnya yakni kepastian mengenai kuliah offline, penempatan mahasiswa di kampus II IAIN Palu yang berlokasi di Pombewe, Kabupaten Sigi serta penertiban jam kantor dan pelayanan kampus  dan pengembalian fungsi Humas IAIN Palu.

Ketua Senat Mahasiswa (SEMA), Riski Ramadan menganggap bahwa penetapan tarif Uang Kuliah Tunggal (UKT) MABA tahun ini tidak sesuai dengan keadaan ekonomi mahasiswa.

“Kita mengangkat isu ini karena yang kita lihat banyak mahasiswa baru yang UKT nya tidak sesuai keadaan perekonomiannya,” katanya.

“Ada mahasiswa baru yang mendaftar karena sistem penentuan UKT terverifikasi secara otomatis, maka tarif UKT yang ditetapkan terkadang tidak sesuai dengan keadaan perekonomian mereka,” tambahnya.

Kemudian mengenai transparansi dana anggaran, aliansi mahasiswa meminta agar pihak kampus lebih terbuka mengenai anggaran-anggaran yang ada.

“Kita mintai kejelasan dari mereka kira-kira berapa anggaran yang disediakan untuk kegiatan yang dilakukan pihak birokrasi maupun kegiatan kemahasiswaan,” ujarnya.

“Karena kita berfikir sesuai dengan Undang-Undang keterbukaan informasi bahwasanya transparansi anggaran itu perlu untuk menghindari beberapa hal atau terindikasi prasangka buruk (Suuzon) istilahnya,” jelasnya.

Terakhir aliansi mahasiswa juga menuntut terkait percepatan migrasi data Siakad karena banyaknya mahasiswa yang terkendala dalam mengurus berkas administrasi dan penyelesaian akhir studi.

“Siakad yang sampai saat ini belum bisa diakses menjadi penghambat untuk mahasiswa akhir yang ingin memasukkan judul melalui Siakad maupun mahasiswa yang ingin melanjutkan studinya,” tuturnya.

“Sebab ada mahasiswa yang komplain bahwa dia ingin lanjut kuliah S2 di UIN Sunan Kalijaga tetapi datanya masih bermasalah karena hingga saat ini Siakad masih Error dan belum bisa diakses,” ungkapnya.

Adapun Shadiq Muntahsir, Presiden Mahasiswa (PRESMA) IAIN Palu mengatakan akan terus mengontrol sampai isu ini selesai dan tuntutan aliansi mahasiswa mendapatkan titik terang.

“Tentu kita akan melakukan pengawalan terhadap isu-isu yang dijanjikan, setiap hari akan kami pantau dalam waktu dekat ini. Apabila pengawalan juga tidak mendapatkan janji pada saat aksi tadi, bisa jadi teman-teman kembali bergejolak,” tandasnya.

“Dan saya berharap pimpinan kampus mulai terbuka dengan kita termasuk persoalan UKT dan tuntutan kita  dapat terealisasikan dan diterima serta berharap ada informasi lebih lanjut,” Harapnya.

Wartawan : Blurr, RK, Fhyk,Rny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.