Beranda Kolom Literasi Problematika Kuliah Online Bagi Mahasiswa Jalur Corona

Problematika Kuliah Online Bagi Mahasiswa Jalur Corona

246
0

Opini : Wasir Kunjae
Mahasiswa Hukum Keluarga / Semester VII

Bagi Mahasiswa baru angkatan tahun 2020 yang belum pernah mencicipi bangku kuliah tatap muka sebagai mana mestinya, rasanya pastilah sangat membosankan. bagaimana tidak, belajar melalui platform dari handphone saja tidak akan menjadikan mereka cerdas. Belum lagi pengalaman berdiskusi secara langsung dikelas, mengenal lingkungan kampus, dan mengikuti organisasi kampus yang harus dirasakan sebagai mahasiswa belum bisa dirasakan secara maksimal.

Sudah hampir dua semester dilalui tapi belum juga merasakan menjadi mahasiswa tulen. Menjadi mahasiswa yang setiap hari digeluti tugas dari rumah masing-masing haruslah kuat mental dan fisiknya terutama bagi mereka yang tidak memahami materi, tidak tau bagaimana cara pengerjaan tugasnya, bahkan untuk bertanya dengan teman satu angkatan saja ragu, sebab belum mengenalnya secara langsung. inilah beberapa bentuk problema mahasiswa angkatan corona.

Problematika selanjutnya adalah masalah sinyal, tidak sedikit mahasiswa yang berasal dari daerah kampung yang susah sinyal. keadaan ini memaksa mereka untuk pergi ketempat yang lumayan jauh dari rumah mereka agar bisa mendapatkan sinyal. kegiatan ini dilakukan setiap hari.

Semuanya pembelajaran dilakukan secara virtual. siapa yang tertinggal atau tidak memiliki akses internet yang memadai akan tertinggal. kita dipaksa harus siap, kuota harus terisi, sinyal harus bagus dan keadaan rumah harus sunyi sebab kalau kuliah melalui aplikasi zoom dan disuruh untuk berbicara maka harus dengan situasi yang tenang pula.

Dengan mata kuliah yang berjumlah lebih dari sepuluh dan dengan dosen yang berbeda-beda pula mengharuskan mahasiswa memahami karakteristik dosen yang berbeda-beda itu. sebab ada dosen yang memahami kondisi mahasiswanya dan ada pula dosen yang masa bodoh, ini nyata.

Bersyukurlah jika dipertemukan dengan dosen yang sefrekuensi yang tidak memaksakan kehendak ditengah-tengah keadaan sulit sepeti saat ini. dan tentunya bersabarlah ketika dipertemukan dengan dosen yang luar biasa teguh pendiriannya, mungkin itu jalan agar kita mampu bekerja lebih keras dalam belajar.

Perbedaan mahasiswa yang kuliah tatap muka secara langsung dikampus dengan mahasiswa yang belajar secara online atau virtual itu begitu kontras. baik itu dari segi pemahaman mengenai mata kuliah, pengalaman dalam berorganisasi, cara beradaptasi dalam lingkungan kampus.

Jika mahasiswa kampus bisa dikenal karena kecerdasan intelektualnya maka mahasiswa dengan sistem online hanya dikenal dengan kaum rebahan, begitu membosankan dan melelahkan. Tak ada hal baru yang ditemukan, tak ada hal istimewa yang dirasakan. intinya sangat jauh perbedaan pengalaman dan pemahaman antara mahasiswa offline dan mahasiswa online.

Semoga covid-19 ini cepat berlalu dan kita semua bisa beraktifitas sebagaimana mestinya dengan pengalaman yang baru dan ilmu yang baru, dan tentunya menjadi mahasiswa intelektual yang sesungguhnya.

Oleh; Wasir Kunjae (WK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.