Beranda Berita Unjuk Rasa Jilid II Aliansi Mahasiswa UIN Palu Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Jilid II Aliansi Mahasiswa UIN Palu Diwarnai Aksi Bakar Ban

261
0

PALU, LPMQALAMUN.id – Aliansi Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu kembali gelar aksi jilid II sekaligus pembakaran ban di depan gedung Rektorat. Jum’at, (06/08/2021).

Aksi jilid ll kembali dilakukan oleh aliansi mahasiswa setelah aksi sebelumnya pada hari Senin (02/08) dengan membawa beberapa tuntutan belum juga diindahkan oleh pihak Birokrasi.

Unjuk rasa kali ini juga diwarnai oleh aksi bakar ban oleh aliansi mahasiswa UIN Palu yang merasa geram akibat tak adanya kejelasan dari pihak birokrasi atas banyaknya problematika yang meresahkan di kalangan mahasiswa.

Diketahui, massa aksi mulai berkumpul pada pukul 07.00 pagi hari tadi di Masjid kampus lalu kemudian beranjak menuju depan gedung rektorat. Massa aksi juga membakar sebuah ban sambil orasi dan menyuarakan tuntutan yang ada.

Kordinator Lapangan aksi, Moh. Safa mengutarakan bahwa aksi kali ini bertujuan untuk menyuarakan hal yang menjadi keluhan banyaknya mahasiswa sekaligus berharap agar pihak kampus dapat membuka hati dengan merealisasikan tuntutan mereka.

“Adapun keluhan keluhan dari berbagai mahasiswa yang kami sampaikan yakni pertama pengurangan biaya UKT 40%, terus juga mengenai mekanisme pembayaran UKT yang belum jelas,” ujarnya.

“Kami juga menuntut pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) agar dapat dilaksanakan secara offline, kemudian transparansi anggaran, dan terakhir mengenai pembagian paket data 15 GB,” lanjut Safa.

Lebih lanjut Moh. Safa juga berpesan kepada mahasiswa lainnya untuk turut andil dalam menyuarakan dan meramaikan aksi agar tidak menjadi mahasiswa yang apatis. Sementara itu PRESMA UIN Palu, Moh. Shadiq juga berharap dari aksi ini agar pihak kampus lebih memperhatikan keluhan oleh tiap tiap mahasiswa.

“Kita ingin pihak kampus juga melihat dan melirik kepada teman teman aliansi mahasiswa UIN Palu yang saat ini sedang memperjuangkan tuntunan yang kami kemas menjadi 5 tuntutan isu sekaligus dapat mempertimbangkannya,” ungkapnya.

Meski demikian, dalam aksi unjuk rasa tersebut sempat terjadi kekacauan antara mahasiswa dengan pihak Satpam yang turut mengamankan jalannya aksi,namun hal tersebut dapat segera diamankan. Dalam hal ini Wakil Rektor 3 juga turut ikut melerai pertikaian tersebut, dengan begitu kerusuhan dapat segera terselesaikan.




Wartawan : Zhar,Smile

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.