Beranda Kolom Literasi Pentingnya Berorganisasi

Pentingnya Berorganisasi

157
0

Opini

Karya Moh. Risyal
Mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga / Semester 7

Seperti yang selalu kita gaung-gaungkan bersama bahwa Mahasiswa adalah Agent of Change, Agent of Control yang dibekali oleh kemampuan intelektual yang mumpuni yang dipercaya mampu memberi solusi dari berbagai permasalahan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Olehnya itu terkadang mahasiswa diharuskan untuk selalu beroposisi kepada pemerintah demi terwujudnya Agent of Control tersebut.

Mahasiswa juga merupakan calon cendekiawan muda dan ilmuan muda dalam suatu lapisan masyarakat. Selama menempuh pendidikannya, mahasiswa memegang hierarkis pendidikan tertinggi dari struktur pendidikan yang ada di Indonesia.

Namun, perlu kita tau bersama menjadi Mahasiswa bukanlah hal yang mudah, karena harus mengalami berbagai macam tantangan yang akan dihadapi seorang Mahasiswa namun hal itu tergantung dari cara kita menjalaninya. Karena pada dasarnya tantangan menjadi Mahasiswa adalah tantangan memajukan bangsa.

Sebagai seorang mahasiswa tentunya harus menjadi sarjana yang mempunyai kemampuan tinggi dalam bidang apapun baik akademis atau non akademis, seperti kemampuan dalam berorganisasi, intelektual, dan profesional.

Kita tau bersama Tujuan utama dari kuliah dengan menjadi Mahasiswa adalah kembali belajar, dan memang nilai akademik sangatlah penting, akan tetapi jadi Mahasiswa bukan hanya sebatas menjadi Mahasiswa biasa. Kita harus melihat, memahami, dan mengikuti arus tipologi kampus. Realitanya hanya 30 persen saja ilmu yang kita peroleh dibangku perkuliahan, 70 persennya lagi kita akan dapatkan diluar perkuliahan yaitu dilingkungan Organisasi. Di organisasi inilah kita dapat mengembangkan skill serta menambah wawasan pengetahuan yang lebih luas.

Ajakan untuk ikut dalam berorganisasi adalah hal yang sudah melekat dan menjadi budaya lama oleh orang yang lebih dulu menginjakkan kaki di dunia kampus, karena paradigma mereka tentang organisasi adalah rumah belajar dan ruang yang penuh dengan pengetahuan dan pada dasarnya organisasi adalah sebuah wadah yang terdiri dari beberapa orang yang mempunyai tujuan visi dan misi yang sama dalam melakukan perubahan terhadap apa yang terjadi di lingkungan di sekitar.

Dibulan ini adalah momentum masuknya Mahasiswa Baru atau yang sering disebut MABA, tentunya akan banyak sodoran formulir, brosur maupun ajakan para senior untuk bergabung di Organisasinya masing-masing. Banyakanya warna, banyaknya bendera dalam lingkungan kampus, kadang membuat MABA bingung untuk masuk di Organisasi mana, haruskah saya masuk di organisasi ini atau yang itu Dan ketika saya masuk apa dampak dari semuanya ?

Kadang hal ini menjadi pertanyaan besar bagi para MABA dan Menjadi pilihan yang sulit untuk memilih Organisasi mana yang akan ia masuki. Karena untuk masuk sebuah organisasi harus mengetahui terlebih dahulu sebelum masuk, jangan asal masuk begitu saja hanya dengan mendengar iming-iming dan retorika dari senior.

Terlepas dari hal itu, Sebenarnya apasih Organisasi itu?
Organisasi berasal dari bahasa Yunani: ὄργανον, organon yang disebut alat. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah bagi orang-orang untuk berkumpul, bekerja sama secara rasional dan sistematis, terencana, terpimpin dan terkendali. Organisasi menjadi tempat menemukan jati diri, mengembangkan minat dan kreativitas serta melatih jiwa kepemimpinan bagi Mahasiswa, dan tentunya hal ini sangat dibutuhkan dimasa depan nanti ketika ingin menjadi orang-orang besar.

Organisasi sebenarnya adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan mahasiswa yang menimba ilmu di kampus. Namun kesadaran berorganisasi itu sangat minim apalagi ditengah wabah Pandemi Covid-19 saat ini. Kebanyakan Mahasiswa lebih memilih rebahan, tanpa berpikir bahwasannya keadaan seperti ini harusnya lebih mengembangkan wawasan lagi karna ilmu dibangku kuliah semakin minim untuk didapatkan bahkan bukan 30 persen lagi mungkin saja hanya 10 persen. Mungkin?!!

Survey “Kosasih (2016)” menyatakan fungsi Organisasi kemahasiswaan adalah sebagai sarana penunjang pendidikan dan sarana pengembangan kemampuan diri (soft skill). Yang dalam hal ini adalah mampu berpikir kritis, kreatif, inovatif dan mempunyai kemampuan dalam kepemimpinan (Leadership). Kemampuan inilah yang dibutuhkan dalam masyarakat. Karena itulah begitu pentingnya peranan berorganisasi bagi Mahasiswa.

Ada dua istilah Mahasiswa yang sering kita dengar di kampus Pertama, “Mahasiswa Kupu-kupu (Kuliah pulang-kuliah pulang)” yap Mahasiswa kupu-kupu adalah Mahasiswa yang kesehariannya hanya datang kampus untuk berkuliah saja. Segala informasi mengenai problematika kampus ia tidak peduli, selagi hal tersebut bukan berhubungan dengan mata kuliahnya maka ia tidak hiraukan.

Kedua, “Mahasiswa Kura-Kura (Kuliah rapat-Kuliah rapat)” Mahasiswa seperti ini biasanya para aktivis-aktivis kampus, tokoh-tokoh penting diantara Mahasiswa dan para anggota organisasi kampus. Tentunya mereka bukan hanya mementingkan kuliah saja tetapi mereka juga fokus berorganisasi demi menambah wawasan keilmuwan dan melatih Leadershipnya.

Kenapa organisasi sangat penting?
Organisasi sangat penting karena Organisasi tempat melatihnya mental Mahasiswa, tempat dituangkannya ide gagasan kemudian dituangkan bersama serta didiskusikan bersama dalam menghadapi permasalahan atau konflik yang ada.

Organisasi juga tempat melatih kemampuan mahasiswa mengatur waktu, mana yang harus didahulukan dan lebih penting serta memperluas jaringan atau menambah koneksi. Jika berorganisasi pasti sering berbuhubungan dengan dunia luar. Sehingga akan menambah relasi dari berbagai tempat. Hal tersebut sangat berguna dalam mencari pekerjaan kelak.

Organisasi memiliki peran penting dalam menunjang kecerdasan Mahasiswa. Dalam organisasi diajarkan untuk terjun langsung dalam masyarakat yang terkadang penuh masalah dan konflik. Yang tidak hanya memerlukan kecerdasan dan intelektual, tetapi kemampuan untuk berinteraksi dan berperilaku dalam masyarakat.

Seorang Organisatoris Mampu memprioritaskan antara hal Penting dan mendesak, hal yang tidak penting tetapi mendesak, serta hal tidak penting dan tidak mendesak. Dengan begitu antara akademik dan organisasi pasti bisa diselaraskan.

Organisasi lagi-lagi mengajarkan kepada Mahasiswa tentang pengawalan kebijakan baik itu Intra kampus maupun kebijakan pemerintah. Ketika kebijakan yang dikeluarkan tidak memihak Mahasiswa, tidak memihak rakyat, maka kebijakan itu harus dilawan.

Dalam bukunya Pramodya ananta Toer pernah bekata “Didiklah rakyat dengan organisasi, dan didiklah penguasa dengan perlawanan, karena sejatinya mahasiswa memiliki peran ganda sebagai pelajar dan sebagai penyambung lidah rakyat.”

Jadi berorganisasi merupakan wadah penunjang kedepannya. Untuk kalian yang masih ragu untuk bergabung di organisasi cobalah untuk bergabung, cobalah hal baru dan cobalah menghadapi tantangan.

Moh Hatta pernah berkata “Sejatinya mahasiswa adalah akal dan hati masyarakat.”

_Penulis merupakan Kader Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Qalamun UIN Palu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.