Beranda Berita UIN Palu Wajibkan Vaksinasi Covid-19 Bagi Mahasiswa Menuju Perkuliahan Offline

UIN Palu Wajibkan Vaksinasi Covid-19 Bagi Mahasiswa Menuju Perkuliahan Offline

1030
0

PALU, LPMQALAMUN.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu akan mewajibkan seluruh mahasiswa untuk divaksin dalam rangka menyambut perkuliahan offline mendatang. Selasa (21/09/2021).

Berdasarkan pengumuman pemerintah kota Palu terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) , saat ini kota Palu berada di PPKM Level 3 dan Level 2 untuk wilayah Kabupaten Sigi.

Olehnya UIN Palu juga merencanakan untuk kembali melaksanakan perkuliahan secara offline. Dalam hal ini, perkuliahan akan dilakukan di kampus 2 yang berada di Pombewe Kabupaten Sigi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Abidin selaku Wakil Rektor 1 bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga saat ditemui di ruangannya. Ia mengaku telah melakukan berbagai macam persiapan dalam rangka menuju perkuliahan offline.

“Saya sudah melakukan persiapan melalui rapat-rapat bersama pimpinan lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia juga menerangkan bahwa antara Palu dan Sigi memiliki tingkat level berbeda dalam PPKM sehingga mempengaruhi aturan terkait pembelajaran offline.

“Kita masih menunggu edaran Gubernur apakah masih diperpanjang atau tidak. Sedangkan Sigi tidak level 4 dan tidak ada edarannya mengatakan bahwa tidak boleh offline disana,” tambahnya.

Seperti yang diketahui, aturan terkait perizinan pelaksanaan proses pembelajaran secara offline di masa pandemi diatur dalam aturan nasional yang mengacu pada surat edaran Kementerian Agama dengan pertimbangan keputusan Satgas Covid di tiap Provinsi maupun Kota.

“Aturan nasionalnya mengatakan boleh melakukan kuliah offline tapi dengan ketentuan level 3 dan 4 hanya 25% dalam kelas serta level 1 dan 2 hanya 50% mahasiswa dalam kelas,” ungkap Abidin.

Ia juga menegaskan bahwa salah satu persyaratan bagi mahasiswa yang diikutkan dalam perkuliahan offline yakni telah melakukan vaksinasi Covid-19 serta mekanisme perkuliahan yang offline akan dilakukan secara bergilir setiap harinya.

“Misalnya 40 mahasiswa maka hari ini 20 mahasiswa, besoknya lagi 20 jadi bergantian” ujarnya.

“Syaratnya mahasiswa harus sudah divaksin bahkan dosen juga harus divaksin. Bagi mahasiswa yang tidak vaksin jangan harap boleh masuk perkuliahan,” tegasnya.

Upaya vaksinasi di lingkungan UIN Palu juga akan terus dilakukan bagi mahasiswa yang belum divaksin. Dalam waktu dekat Ia mengatakan akan kembali menghadirkan stand vaksinasi gratis Covid-19 di kampus UIN Palu.

“Makanya sekarang Warek 3 akan mengumumkan kepada mahasiswa melalui surat edaran bahwa kampus akan memfasilitasi vaksin dalam rangka memasuki perkuliahan offline, ” katanya .

Wartawan : Tulip , Tea

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.