Beranda Berita Pemindahan Layanan Akademik FTIK di Kampus II Sigi Tuai Berbagai Macam Keluhan

Pemindahan Layanan Akademik FTIK di Kampus II Sigi Tuai Berbagai Macam Keluhan

191
0

SIGI, LPMQALAMUN.id – Sejumlah Mahasiswa dan Civitas akademik kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menanggapi terkait pemindahan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di kampus II Sigi. Kamis, (06/10/2021).

Saat ini perpindahan FTIK mengalami banyak problematika-problematika yang masih perlu diselesaikan seperti jarak, kendaraan maupun sarana prasarana yang ada disana.

Seperti halnya disampaikan langsung oleh Sry Dewi Lisnawaty selaku Ketua Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS). Menurutnya perpindahan FTIK kali ini sedikit mendadak sedangkan dari pihak TIPS sendiri belum ada kesiapan.

“Ini sedikit dadakan, banyak fasilitas akademik yang belum memadai dan belum lengkap. Mulai dari jaringan WiFi, AC, hingga instalasi listrik yang belum terpasang menyeluruh di setiap ruangan,” ujarnya.

Begitupun dengan Hikma selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Ia menambahkan kendala utama yaitu kurangnya mobilitas di daerah sekitaran kampus II sehingga ditakutkan terjadinya pembegalan terhadap mahasiswa/i.

“Sebenarnya tidak terlalu banyak permasalahan yang dialami karena kita sudah difasilitasi dan banyak dibantu dalam pemindahan. Yang memberatkan sebenarnya belum banyak pemukiman,” ungkapnya.

Saat ini layanan akademik kemahasiswaan telah resmi beroperasi di kampus II. Sejumlah mahasiswa pun ramai berdatangan untuk mengurus masalah akademik maupun administrasi kampus yang tak jarang juga menemui berbagai kandala.

Tentunya hal ini memunculkan banyak tanggapan. Fadel misalnya, mahasiswa prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) mengatakan kendala yang di alami oleh mahasiswa khususnya mahasiswa semester akhir adalah susahnya mencari dosen untuk persyaratan ujian.

“Untuk mahasiswa akhir seperti saya perpindahan mendadak seperti ini membuat saya cukup kesulitan, karena terkadang banyak dosen yang saya ingin temui untuk persyaratan ujian dan sebagainya sedikit susah di cari,” keluhnya.

Beda halnya dengan Muhammad Riski, mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) ini berpesan dari adanya perpindahan FTIK di kampus II ini mahasiswa dapat mengambil sisi positifnya.

“Perpindahan ini pasti ada positif dan negatifnya, kita sebagai mahasiswa cukup menerima positifnya saja,” tambahnya.

Riski juga mengatakan ada beberapa kendala yang Ia dan teman temannya hadapi dengan perpindahan Layanan akademik FTIK ke kampus II Sigi.

“Masalah kendaraan karena jarak tempuh yang jauh, dan transportasi dari kampus yang kurang memadai, sehingga banyak teman-teman saya yang sedikit kesusahan,” tuturnya.


Wartawan magang: baby, Agatha, ul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.