Beranda Berita Butuh Perhatian Birokrasi, Genangan Air di Jalan Kampus Resahkan Mahasiswa

Butuh Perhatian Birokrasi, Genangan Air di Jalan Kampus Resahkan Mahasiswa

153
0

PALU, LPMQALAMUN.id – Kondisi jalan rusak dan berair di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu memprihatinkan dan meresahkan mahasiswa. Senin, (11/10/2021).

Terdapat jalan disekitaran kampus UIN Palu yang saat ini kondisinya sudah rusak. Jalan bebatuan tersebut seringkali tergenangi air hujan dan  membuat ruas jalan berlumpur.

Akibatnya sejumlah mahasiswa mengeluh dengan kondisi jalan yang memprihatikan. Sehingga hal tersebut perlu mendapat perhatian lebih dari pihak birokasi kampus terkait penanganannya.

Seperti yang diungkapkan oleh Nur Anggraini salah satu mahasiswa UIN Palu Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) , Ia mengaku merasa terganggu dengan kondisi jalan yang berada tepat di belakang gedung Rektorat tersebut.

“Sangat mengganggu pengguna jalan yang lewat disitu, karena jalan itu banyak genangan air dan biasa terkena cipratan air,” ujarnya.

Selain Nur Anggraini, Wasir Kunjae mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga (HK) juga merasakan hal yang sama.

“Keluhan saya yaitu, biasanya motor yang baru dicuci jadi kotor ulang karena lewat jalan yang digenangi air tersebut,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertengkar dengan mahasiswa lain perkara genangan air di jalan tersebut.

“Saya sempat bertengkar dengan mahasiswa lain karena ketika hendak melewati jalan yang digenangi air tersebut, dia melaju mendahului saya sehingga saya terkena cipratan genangan air disitu,” ungkapnya.

Olehnya mereka berharap kepada pihak kampus agar segera memperbaiki jalan tersebut dengan
memperhatikan lebih kenyamanan mahasiswa.

“Harapan saya semoga pihak birokrasi segera memperbaiki jalan tersebut dengan cara di timbun dan di aspal kembali agar nyaman di gunakan,” harap Wasir.

Wartawan : Bonsol,Mawar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.